HomeAKSIPERSONA

PERSONA

FILSAFATPERSONAREFLEKSISEJARAH

Driyarkara : Mengkritik, mengoreksi dan memperbaiki sosialitas preman

Soe Hok Gie memberikan julukan "filsuf dalam arti sebenarnya" padanya. "Dia selalu meragukan postulat, bertanya, menggugat segala bidang, termasuk tentang dirinya sendiri. Tetapi, dari segala keraguan itu dia susun kembali satu-satu dan sederhana, sampai tercipta kepastian-kepastian kecil " begitulah  Gie menggambarkan sosok Driyarkara yang dikaguminya. Prof. Dr. Nicolaus Driyarkara SJ,  lahir di Kedunggubah, Kaligesing, Purworejo, […]

0 3 369

AKSIDISKUSIKEBUDAYAANKOMUNITASMITRA KARYAPERSONA

Nera Academia : Sudah satu tahun kuliah di Warung Mbah Cokro

Tepat setahun  sejak tanggal 14 Februari 2017, Nera Academia berkegiatan di Warung Mbah Cokro.  Warung kopi yang terletak di Prapen ini jadi satu-satunya  tempat bagi Nera Academia melaksanakan kegiatan diskusi populer yang dinamakan Nera Talk selama setahun terakhir. Pada tahun-tahun sebelumnya, Neratalk juga dilaksanakan di warung dan kafe, namun selalu berpindah tempat. Baca juga : Neratalk […]

0 2 416

DISKUSIFILSAFATPERSONAREFLEKSISTUDI

Emmanuel Levinas : Wajah sesamaku mengatakan terimalah aku, jangan membunuh aku

Konsep “Yang Lain” (L’ Autrui) Emmanuel Levinas berusaha mengayuh makna yang lain (l’autrui atau the Other). Bagi Levinas, Yang Lain adalah pembuka horizon keberadaan kita, bahkan pendobrak menuju ketransendenan kita. Bagi dia Yang Lain itu ada dan indah. Manusia pada hakekatnya terasing atau alien satu sama lain. Maka untuk menjembatani itu pertemuan atau perjumpaan menjadi […]

0 1 125

DISKUSIFILSAFATPERSONAREFLEKSISTUDI

Mengenal Emmanuel Levinas, Pengubah isu utama filsafat kontemporer

Kompas tanggal 9 Maret 2010 memberitakan bahwa, 500 telah tewas dalam konflik sektarian (kelompok beda agama) di Nigeria.Tiga hari sesudahnya, Kompas menampilkan kembali berita mengenai konflik itu. Namun, dari angle yang berbeda. Sebuah fotografi menampilkan sekelompok wanita dan anak-anak berpakaian hitam yang mengadakan protes di jalan. Sambil menangis mereka berteriak menuntut penghentian konflik, karena telah […]

0 1 225

AKSILIPUTANMITRA KARYAPERSONA

Ghorby, mahasiswa UKDC pertama yang menjabat ketua GMKI Surabaya

Ghorby, bergitu biasanya ia dipanggil. Perwakannya  semampai dengan warna kulit sawo matang.  Rambut gondrong dengan gaya “shagy” dipadu dengan celana jins lusuh yang sengaja di sobek pada bagian lututnya jadi gaya khasnya sehari hari. Daypack besar dipikul kemana-mana, menambah kesan hippie pada dirinya. Malam minggu, pukul 20.00, tanggal 13 Januari 2018 ia tampil beda dari […]

0 0 668

AKSIKAMIKOMUNITASMITRA KARYAPERSONA

10 tulisan terpopuler Idenera 2017

Awal tahun lalu (29/01/2017)  setelah direncanakan selama setengah tahun akhirnya www.idenera.com diluncurkan. Nera Academia pada review program tahun 2016 memasukan pembuatan website sebagai program strategis 2017.  Andre Yuris, Co Founder Nera Academia  pun sama, Ia sudah lama memendam cita-cita memiliki portal opini.  Pada awal tahun 2017  lalu akhirnya terwujud. Idenera lahir  dengan tagline IDEA, JUDGE, […]

0 2 263
Sekolah Ansos

DISKUSIMITRA KARYAPERSONAREFLEKSI

Valiant Ryvanthapala : Kamu berdarah Tionghoa akan sulit jadi ASN

Keadilan membuat segala hal menjadi seimbang, antara hitam dan putih, alpha dan omega,  yin dan yang ; namun juga kompleks.  Jika salah satu menjadi lebih dominan atau menguasai yang lain maka keseimbangan kehidupan akan goyang dan membuat perdamain, keamanan, dan kebahagian akan menjauh dari kehidupan. Seperti contohnya kelahiran dan kematian, agar tetap seimbang maka proses […]

0 2 222
Sekolah Ansos

DISKUSILINGKUNGANPERSONAREFLEKSIWARGA

Johanes Piri : Dulunya saya kira Tionghoa itu kelompok eksklusif

Berkunjung ke Tambak Bayan merupakan suatu pengalaman yang luar biasa. Tambak Bayan merupakan sebuah kampung di kota Surabaya, tepatnya di kelurahan Alun-Alun Contong, Kecamatan Bubutan. Kampung ini dikenal sebagai pe-cinan lama karena warga Tionghoa yang menempatinya sudah turun temurun. Menurut pengakuan warga, mereka sekarang sudah generasi ke empat. Masyarakat Tionghoa di Tambak Bayan cukup beda […]

0 0 347

AKSIDISKUSIMITRA KARYAPERSONAREFLEKSI

Crezentiani Trinitas : Kok bisa ya? Dia mahasiswi psikologi, tetapi kok  lesbian?

Saat berjumpa dengan teman-teman LGBTQ (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Queer)  pada diskusi yang diselenggarakan Prajurit Pelangi Surabaya, saya mendapatkan pengalaman yang betul-betul baru. Belum pernah dijumpai dan terpikirkan selama hidup saya. Saya sebelumnya menganggap bahwa LBGTQ itu semuanya negatif bahkan buruk dari berbagai sisi.  Sharing pengalaman dari salah satu teman LGBTQ, menyadarkan saya bahwa LGBTQ […]

0 2 1.1K

AKSIDISKUSINARASIPERSONAREFLEKSI

Febriansyah : Ketika mereka independen, mereka terlihat seperti alien

Saya berharap suatu saat akan ada satu orang manusia yang dilahirkan dengan dua jenis kelamin yang menjadi nabi atau presiden yang akan memberitahu kita mengenai enaknya hidup dalam satu tubuh dengan dua jenis karakter dan bahkan individu yang berbeda. Jadi kita tidak harus mempermasalahkan gender lagi. Baca juga : Luthfi Meutia : Wanita sering menjadi korban […]

0 3 264

AKSIDISKUSIPERSONAREFLEKSI

James Kennedy : NKRI yang unik dan beragam

Saya menyukai perbedaan. Saya menyukai kebebasan setiap orang dalam memilih jalan hidup mereka masing – masing, termasuk dalam memilh keyakinan. Saya menganggap agama bukan menjadi suatu halangan yang patut dipertimbangkan dalam bersosialisasi dengan orang lain. Agama merupakan hal yang paling mendasar yang mestinya menjadi pedoman hidup bagi setiap orang menurut pandangan saya. Dalam konteks HAM, […]

0 0 124

AKSIDISKUSIPERSONAREFLEKSI

Kornelius : Kemerdekaan katanya bawa keadilan sosial

Keadilan sosial adalah salah satu tujuan utama bangsa Indonesia. Hal ini sudah dicetuskan oleh nenek moyang kita yang dulu pernah dijajah bangsa lain. Tentunya keadilan sangat dirindukan pada waktu itu, sehingga mereka bejuang mati-matian untuk menyatakan kemerdekaan. Pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa kita bangsa Indonesia sudah dinyatakan merdeka. Ideologi bangsa Indonesia dicetuskan pada Pancasila. […]

0 0 123

AKSIDISKUSIPERSONAREFLEKSI

Saras Dumasari : Diam itu jauh lebih berbahaya, karena ia tak memihak*

Perkenalkan, namaku Saras. Berasal dari Banyuwangi dan besar dengan kultur NU (Nahdlatul Ulama) dan Muhammadiyah. Karena, rumahku berada di tengah perkampungan kedua ormas besar itu. Interakasi keduanya sangat kental padaku. Ada tahlilan dan sholat terawih 8 rakaat. Pada usia tujuh tahun, aku kedatangan sepupu dari jauh, yaitu Amuntai (Kalimantan Selatan). Katanya, mama sepupuku orangnya seronok. […]

0 0 274

DISKUSIPERSONAREFLEKSI

Rully Fitria : Sering berbicara keadilan, bungkam ketika diajak bertindak

Keadilan sosial menurut saya pribadi, dimana keadaan yang sama sama dirasakan oleh sesama manusia, keadilan berbicara mengenai hak yang tentunya setiap orang mempunyai hak untuk membela, mempertahankan juga berhak untuk memperjuangkan akan suatu hal yang terjadi. Hak disini merupakan suatu bonus yang didapat secara gratis tanpa memerlukan ketentuan" tertentu, hanya saja ada beberapa pertanyaan yang […]

0 2 227