HomeNARASILINGKUNGAN

LINGKUNGAN

Kenduri Lingkungan

AKSIKOMUNITASLINGKUNGANLIPUTANMITRA KARYANARASI

Kenduri Lingkungan: Lestari Kendengku, Lestari Indonesiaku

Para petani yang tergabung dalam JM-PPK (Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng), hari Selasa 5 Desember 2017  kembali  mendatangi Kantor Gubernur Jawa Tengah. Kedatangan mereka untuk kesekian kalinya ini untuk mengajak berbagai unsur profesi dan berbagai elemen masyarakat dari pegawai pemerintah, karyawan swasta, tokoh agama, mahasiswa, dan masyarakat umum supaya ikut bersama-sama menyelamatkan dan menjaga kelestarian […]

0 3 70

DISKUSIFILSAFATLINGKUNGANNARASIREFLEKSI

“Si Vis Pacem, Para Iustitiam” Jika kamu menginginkan perdamaian, tegakkan keadilan.

Saya adalah seorang perempuan yang lahir dan dibesarkan di Pulau jawa. Saya dilahirkan secara unik karena saya merupakan anak kembar. Ya saya mempunyai saudara kembar. Dari kecil kami diberikan segala sesuatu yang sama, sepatu sama, baju sama, bahkan potongan rambut yang sama. Sehingga itulah yang tertanam dalam diri saya bahwa adil itu berarti sama. Namun […]

0 3 288
Pendidikan

FILSAFATLINGKUNGANNARASIREFLEKSI

Menakar Pendidikan Berorientasi Pasar bersama Marcuse dan Fromm

Persoalan Sejak usia dini sampai menginjak perguruan tinggi saya dicecoki konsep ini oleh orang tua dan para guru, “kamu harus menjadi orang yang berguna untuk masyarakat, bangsa dan Negara…” Kata “berguna” menjadi kata kunci untuk mereka yang bersekolah. Orientasi sekolah adalah kerja. Orientasi pendidikan adalah profesi. Arah pendidikan adalah kesuksesan. Kesuksesan ditakar dengan memiliki pekerjaan […]

0 0 146
Sekolah Ansos

DISKUSILINGKUNGANPERSONAREFLEKSIWARGA

Johanes Piri : Dulunya saya kira Tionghoa itu kelompok eksklusif

Berkunjung ke Tambak Bayan merupakan suatu pengalaman yang luar biasa. Tambak Bayan merupakan sebuah kampung di kota Surabaya, tepatnya di kelurahan Alun-Alun Contong, Kecamatan Bubutan. Kampung ini dikenal sebagai pe-cinan lama karena warga Tionghoa yang menempatinya sudah turun temurun. Menurut pengakuan warga, mereka sekarang sudah generasi ke empat. Masyarakat Tionghoa di Tambak Bayan cukup beda […]

0 0 198

AKSIDISKUSIKEBUDAYAANLINGKUNGANREFLEKSISEJARAH

Wahyu Mahatara : Struktur sosial dan sejarah bangsa dipengaruhi oleh kondisi ekonomi

Perekonomian sangat erat sekali kaitanya dengan kehidupan manusia. Kondisi masyarakat, struktur sosial hingga sejarah suatu bangsa bisa dipengaruhi oleh kondisi ekonomi masyarakatnya. Dengan kondisi perekonomian yang mapan, seseorang bisa menjadi sosok/figur yang terpandang dalam masyarakat lebih-lebih di desa. Setiap orang/individu tentunya sangat ingin mencapai taraf keadaan ekonomi yang mapan. Namun pada kenyataanya, tak semua dari […]

0 2 154
Kendeng

AKSILINGKUNGANWARGA

Kita Menundukan Kepala Untuk Bu Patmi dan Pejuang Kendeng

Sejak Senin 13 Maret 2017, warga pedesaan di kawasan bentang alam karst Kendeng memulai aksi kolektif untuk memprotes pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menanggapi penolakan warga kawasan Kendeng terhadap rencana pendirian dan pengoperasian pabrik Semen milik PT Semen Indonesia di Rembang dan semen lainnya di pegunungan Kendeng. Termasuk dalam ketidak-becusan tersebut antara lain adalah […]

0 1 487
Arsitektur Nusantara

DISKUSIKEBUDAYAANLINGKUNGANLIPUTANMITRA KARYA

Arsitektur Nusantara Pada Waktunya Akan Mati

KETIKA BERBICARA arsitektur nusantara, sebagian orang akan menunjuk rumah adat. Sebagian besar orang akan dengan mudah menunjuk joglo, rumah gadang, mbaru niang atau gendang di Manggarai dan ratusan rumah adat pada masing-masing suku di Indonesia.  Ada pula yang menyebutnya sebagai bentuk bangunan di wilayah Indonesia pada masa silam. Namun apakah arsitektur nusantara masih bisa bertahan ditengah perkembangan […]

0 2 277
Agraria

AKSIKEBUDAYAANLINGKUNGANSEJARAH

Reforma Agraria: Keadilan Sosial (tanpa) “Jualan Obat”?

SETELAH HAMPIR 17 tahun sejak diterbitkan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomer IX/MPR/2001 (TAP MPR RI IX/MPR/2001) tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Indonesia, hingga saat ini implementasi dalam tataran normatif dan empiris belum dapat dirasakan masyarakat luas, utamanya bangsa Indonesia sendiri. Dalam tataran normatif, meskipun upaya-upaya ke arah harmonisasi peraturan-peraturan […]

0 1 282
Perempuan

KEBUDAYAANLINGKUNGANREFLEKSI

Perempuan-perempuan Kendeng Penjaga Bumi

“Gunung niku nggih sampun lestari, gak ada semen iku pun sejahtera…nah mangkih nek wonten semen, terutama sumber mata air niku mati… kulo niki ngeling anak cucuku besuk” Rib Ambarwati-Warga Penggunungan kendeng (dalam #dipasungsemen, dokumentasi Watchdoc). (“Gunung itu sudah lestari, tidak ada semen itu sudah sejahtera..nah nanti kalau ada (pabrik) semen, terutama sumber mata air itu […]

0 5 256