BUKU

BUKUFILSAFATKEBUDAYAANSTUDI

Colin Bird : Filsafat Politik dan Aktivitas Politik, Pertentangan tajam antara “teori” dan “praktik”

Kita telah melihat bagaimana, dalam diskusi yang menyelidiki kemungkinan pembenaran-pembenaran yang mungkin ditawarkan untuk cara-cara yang berbeda dari organisasi-organisasi politik, kita dituntun untuk merefleksikan sifat-sifat dasar dari konsep-konsep politik seperti keadilan, kebebasan, otoritas, negara, dst. Namun, sebagian orang menjadi kurang sabar dengan hasil yang berfokus pada konsep-konsep dan ide-ide, dan mengeluhkan bahwa hal tersebut menjadikan […]

0 1 93

BUKUDISKUSIFILSAFAT

Colin Bird:  Filsafat Politik Sebagai Pra kondisi Penilaian Rasional Kehidupan Politik

Sebagaimana cuaca, politik menampakkan dua wajah yang sangat bertentangan secara mencolok. Seringkali, politik tampak dalam bentuk yang tenang dan tampak tanpa awan seperti biasanya, kestabilan, keterprediksian, dan kesepakatan. Ketika kita melihat bentangan politik, sebagai contoh, kita dengan mudah mengamati institusi-institusi dan praktik-praktik yang telah mapan yang hidup lebih lama daripada, yang melalui banyak generasi, mereka […]

0 0 123

BUKUDISKUSIFILSAFATSEJARAH

Resensi Buku Benedict Anderson : Di Bawah Tiga Bendera, Anarkisme Global dan Imajinasi Antikolonial

Anarkisme sering disalahpahami sebagai kebrutalan dan kekerasan. Dalam filsafat politik, Anarkisme berarti paham yang menyatakan masyarakat bisa berjalan tanpa otoritas negara.[1] Sejarah Anarkisme memiliki keterkaitan dengan gagasan sosialisme dalam hal cita-cita politik untuk membebaskan pekerja dari alienasi dan komitmen terhadap kaum tertindas. Namun demikian, Anarkisme menolak efek terburuk dari sosialisme yang mungkin terjadi yaitu totalitarianisme […]

0 0 211

BUKUDISKUSIREFLEKSISASTRA

Kegilaan Hidup dalam Veronika Decide to Die

Dalam kehidupan manusia, realitas kematian merupakan hal yang niscaya. Kematian membawa orang kepada sebuah permenungan tentang makna hidup. Pandangan yang berbeda dalam merenungkan kematian akan membawa pada pemaknaan hidup yang berbeda pula. Ada dua besar aliran pemikiran tentang kematian, yaitu ateisme dan teisme. Bagi ateisme kematian adalah akhir dari segalanya, sedangkan bagi teisme kematian merupakan […]

0 2 212

BUKUDISKUSIKEBUDAYAANREFLEKSI

Abigail Soesana : Empat Generasi Tionghoa dan Dilema Diskriminasi dan Cinta Tanah Air Indonesia

  Kakek adalah Tionghoa “totok” yang berjiwa sosial Aku terlahir di keluarga Tionghoa dari kakek Njoo Tiek Sien yang dikenal sebagai “totok” (Tionghoa asli), generasi pertama dari RRT (Republik Rakyat Tiongkok) yang mendarat di Indonesia sejak belia. Waktu tiba di Indonesia, kakek masih berumur 14 tahun dan bekerja dari nol membuka toko sembako di kota […]

0 1 175

BUKUDISKUSIKEBUDAYAANNARASI

Aan Anshori : Ketakutan dan kesalahpahaman saya terhadap Tionghoa mencair setelah ketemu Gus Dur

Saya tidak punya teman Tionghoa sejak kecil hingga masuk kuliah. Jika dihitung lamanya sekitar 19 tahun. Hal ini nampaknya merupakan kewajaran bagi warga Kauman, desa tempat saya lahir yang jaraknya 13an kilometer arah timur kota Jombang Jawa Timur. Kauman bukanlah wilayah terpencil. Sebaliknya, Kauman bisa dikatakan desa dalam kategori paling terhormat. Tujuh belas desa di kecamatan saya, Mojoagung, […]

0 1 191

BUKUKEBUDAYAANWARGA

Michael Andrew : Kegalauan Identitas Pemuda Tionghoa-Indonesia

Pada tahun 2012 saya pertama kali pergi ke negeri jiran yakni Malaysia. Kala itu saya sedang liburan bersama dengan keluarga. Ada pengalaman unik pada waktu turun dari pesawat lalu masuk ke ruang klaim bagasi untuk ambil koper kami. Berbagai pegawai bandara yang notabene orang-orang Melayu mengajak saya dan keluarga berbicara dalam bahasa Inggris. Akan tetapi, […]

0 1 167

BUKUKEBUDAYAANREFLEKSIWARGA

Adven Sarbani : Jadi China Itu Biasa Saja, Apa yang Istimewa ?

Interaksi intensif dan inspiratif saya dengan dulur-dulur keturunan suku China berlangsung ketika SMA. Di Yogyakarta, khususnya di kampung saya, keturunan China sepertinya dipandang beda. Saya ingat, ketika masih Sekolah Dasar ada satu keluarga China dengan tiga anak seusia saya masuk dan tinggal di kampung saya. Namun, saya dan teman-teman tak pernah menjadikan anak-anak China itu […]

0 1 177

BUKUDISKUSIKEBUDAYAANMITRA KARYANARASI

Dibalik terbitnya buku “Ada Aku di Antara Tionghoa dan Indonesia”, Aku berlutut di hadapan Cino Suroboyo

Ceritanya kira-kira begini. Ketika sentimen anti Tionghoa menguat lagi dengan munculnya sosok Ahok, 3-4 tahun lalu, aku mulai membaca beberapa literatur. Tujuannya, menemukan penyebab kebencian yang tertanam dalam diri non-tionghoa, dalam konteks personal diriku; Islam-Jawa. Aku terperanjat saat menemukan catatan historis penuh kekelaman yang menimpa etnis Tionghoa, "Betapa beratnya menjadi Tionghoa di Indonesia. Ndak kuat […]

0 0 572

BUKUDISKUSIFILSAFAT

Merunut Konsep Sosialitas dari Platon hingga Driyarkara

Setiap manusia pasti memiliki tujuan hidup. Tujuan tersebut menjadi salah satu patokan untuk pengambilan keputusan-keputusan serta tindakan-tindakan dalam hidupnya. Akan tetapi, perlu diingat bahwa untuk mencapai tujuan hidup itu, manusia tidak bisa hanya mengandalkan dirinya sendiri karena setiap manusia memiliki keterbatasan. Untuk mencapai tujuan hidup itu, setiap orang perlu kerja sama dan saling mendukung satu […]

0 0 243

BUKUDISKUSIKOMUNITASLIPUTAN

Prof. Dr. Frans Magnis Suseno : Saya masih optimis dengan Islam Indonesia

Prof. Dr. Frans Magnis Suseno,  rohaniawan katolik,  guru besar emeritus  Sekolah Tinggi Filsafat Driyakara Jakarta  hadir dalam  acara bedah buku  di Aula Paroki SMTB Surabaya  hari Minggu, 14 maret 2018. Romo Magnis, begitu bisanya ia disapa;  hadir secara khusus agar pembaca bisa   berdiskusi dan bertanya secara langsung terkait isi buku maupun hal lain tentang Kekatolikan.  […]

0 1 770

BUKUNARASISEJARAH

S.K. Trimurti, Umi Sardjono dan Ilmu Sejarah yang Androsentris

BERAPA ORANG dari generasi muda kita sekarang yang pernah mendengar nama Soerastri Karma Trimurti dan Umi Sardjono? Barangkali jumlahnya tidak banyak. Saya pun mendengar nama ini baru-baru saja setelah membaca artikel di sebuah buku pengantar untuk memahami gerakan kiri di Indonesia. Mengapa tidak banyak generasi muda yang tahu? Salah satu sebabnya ialah sekalipun dua tokoh […]

0 5 496
Anak-Anak di Pulau Timor

BUKUKEBUDAYAANNARASISEJARAH

Orang Helong, ‘Betawinya’ Kota Kupang

Suku Helong tenggelam bersama sejarah Kota Kupang. Tidak banyak catatan ilmiah untuk menggali kisah suku  yang bermukim di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ini. Beberapa data dan teks merupakan peninggalan kolonial, misionaris, catatan pemerintah dan kisah lisan. Tulisan ini terbatas pada informasi yang tersaji dari Buku Koepang Tempo Doloe (Luitnan, Ruas, 2012). Etnis ini seperti suku Betawi di Jakarta yang […]

1 6 3.9K

AKSIBUKUWARGA

Kampung Ilmu, Jalan Semarang

Beberapa waktu lalu  terjadi "gagal paham" dari pejabat, ormas dan aparat terkait buku yang  katanya “kiri” hingga berakhir dengan penyitaan buku bahkan terjadi tindak kekerasan yang melibatkan aparat. Walau akhirnya dikoreksi pihak Istana, hal ini sempat  terjadi dibeberapa tempat dan cukup disesalkan. Bagaimana tidak disebuah negara (katanya) demokratis,  masih  paranoid dengan buku, film dan diskusi. Reaksi terhadap razia buku ini […]

0 5 314