DISKUSIFILSAFATNARASIREFLEKSISEJARAH

Driyarkara : Sosialitas Dalam Konteks Masyarakat Indonesia

Dalam pemikirannya tentang sosialitas, Driyarkara memperlihatkan kedudukan sosialitas dalam eksistensi manusia. Driyarkara menjelaskan bahwa eksistensi manusia merupakan cara berada manusia yang khas di dunia. Cara berada manusia yang khas dalam pandangan Driyarkara adalah dalam sosialitas. Dengan kata lain, hidup bersama oleh Driyarkara pahami sebagai sosialitas, yaitu eksistensi manusia dalam hidup bersama dengan orang lain dan […]

0 0 293
Andre Yuris

DISKUSIFILSAFATLINGKUNGANNARASIREFLEKSI

Menanggapi Meliorisme William James : Kemungkinan Buruk Kehendak Bebas   

Pengantar William James merupakan tokoh pragmatisme Amerika yang terbesar. Bersama Pierce dan Dewey, James menempati salah satu tempat ‘istimewa’ sebagai pendiri pragmatisme Amerika. Pragamatisme diawali oleh Pierce sebagai sebuah metode untuk menjernihkan pikiran. Pragmatisme William merupakan penerusan dari teori Pierce, tetapi baginya pragmatisme bukan sekedar metode tapi juga berkaitan tentang teori tentang kebenaran. Kebenaran bagi […]

0 0 284

AKSIKOMUNITASLIPUTANMITRA KARYA

Rembuk Perjumpaan Tionghoa Indonesia di Kaki Gunung Penanggungan

Pada hari Jumat 27 April 2018, aktivis dari beberapa kota di pulau Jawa memulai perjalanan mereka menuju ke kegiatan “rembug kerja” di Ubaya Training Center, Trawas. Sebagian besar dari para aktivis datang dari Surabaya, tapi ada juga yang dari Jombang, Malang, Solo, Jogja, dan bahkan ada yang berencana untuk datang dari Jakarta tapi kemudian berhalangan […]

0 0 516

KOMUNITASLIPUTANMITRA KARYAWARGA

Kelas Tunas Nera Academia : Semangat Kartini di Rusun Jemundo

Bertempat di halaman Rumah Susun (Rusun)   Kompleks Pasar Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo,  Kelas Tunas Nera Academia  merayakan Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada hari Sabtu, 21 April 2018.  Bersama anak-anak penghuni Rusun, selama dua hari Relawan Kelas Tunas Nera Academia mencoba menghidupkan semangat dan nilai-nilai yang diperjuangkan Pahlawan Perempuan kelahiran Jepara ini. Hanun Nurrahma, Kordinator Kelas […]

0 3 384

FILSAFATKEBUDAYAANNARASIREFLEKSI

Memperebutkan Allah sebagai legitimasi Amanah Rakyat

Invocatio Dei dalam makna kesalehan merujuk pada sikap batin “yang memanggil” Allah untuk menjadi dasar, penyelenggara dan tujuan hidup si penghayat doa/kesalehan. Dalam dunia politik, invocatio dei merupakan prinsip yang memberi rujukan pada Allah dalam konstitusi, dimana Konstitusi didasarkan “atas nama” Allah.   Dalam pembukaan konstitusi kita tertulis “atas berkat Rahmat Allah yang maha kuasa............................maka Bangsa […]

0 2 306

BUKUDISKUSIREFLEKSISASTRA

Kegilaan Hidup dalam Veronika Decide to Die

Dalam kehidupan manusia, realitas kematian merupakan hal yang niscaya. Kematian membawa orang kepada sebuah permenungan tentang makna hidup. Pandangan yang berbeda dalam merenungkan kematian akan membawa pada pemaknaan hidup yang berbeda pula. Ada dua besar aliran pemikiran tentang kematian, yaitu ateisme dan teisme. Bagi ateisme kematian adalah akhir dari segalanya, sedangkan bagi teisme kematian merupakan […]

0 2 241

AKSILIPUTANMITRA KARYA

Kelas Tunas Cepu : Belajar Habitus Baru Tentang Menghargai, Menghormati  dan  Mendengarkan

Kelas Tunas Nera Academia untuk kedua kalinya berkolaborasi dengan SMPK St. Louis Cepu. Kolaborasi kegiatan  Character Building ini merupakan lanjutan program tahun 2017 dengan peserta yang berbeda.  Kegiatan Character Building Kelas Tunas SMPK St. Louis Cepu kali ini berlangsung  selama tiga hari, dari tanggal 11 sampai Jumat, 13 April 2018.  Kegiatan dilaksanakan di Wahana Edukasi […]

0 4 523

DISKUSIKEBUDAYAANNARASIREFLEKSI

Ada Aku di antara Tionghoa dan Indonesia : Merajut Harapan dan Praksis Solidaritas dalam Narasi

Beberapa minggu lalu, seorang kawan meminta saya untuk menjadi pembedah buku “Ada Aku di antara Tionghoa dan Indonesia”. Kawan saya ini berkata bahwa beberapa kawan yang menulis dan menginisiasi buku ini adalah kawan-kawan jaringan kami juga. Kawan saya ini kemudian bercerita sedikit tentang latar belakang dan tujuan penulisan buku tersebut. Saya tertarik dan terkesan. Setelah […]

0 4 562

BUKUDISKUSIKEBUDAYAANREFLEKSI

Abigail Soesana : Empat Generasi Tionghoa dan Dilema Diskriminasi dan Cinta Tanah Air Indonesia

  Kakek adalah Tionghoa “totok” yang berjiwa sosial Aku terlahir di keluarga Tionghoa dari kakek Njoo Tiek Sien yang dikenal sebagai “totok” (Tionghoa asli), generasi pertama dari RRT (Republik Rakyat Tiongkok) yang mendarat di Indonesia sejak belia. Waktu tiba di Indonesia, kakek masih berumur 14 tahun dan bekerja dari nol membuka toko sembako di kota […]

0 1 225
aan anshori

BUKUDISKUSIKEBUDAYAANNARASI

Aan Anshori : Ketakutan dan kesalahpahaman saya terhadap Tionghoa mencair setelah ketemu Gus Dur

Saya tidak punya teman Tionghoa sejak kecil hingga masuk kuliah. Jika dihitung lamanya sekitar 19 tahun. Hal ini nampaknya merupakan kewajaran bagi warga Kauman, desa tempat saya lahir yang jaraknya 13an kilometer arah timur kota Jombang Jawa Timur. Kauman bukanlah wilayah terpencil. Sebaliknya, Kauman bisa dikatakan desa dalam kategori paling terhormat. Tujuh belas desa di kecamatan saya, Mojoagung, […]

0 1 254

BUKUKEBUDAYAANWARGA

Michael Andrew : Kegalauan Identitas Pemuda Tionghoa-Indonesia

Pada tahun 2012 saya pertama kali pergi ke negeri jiran yakni Malaysia. Kala itu saya sedang liburan bersama dengan keluarga. Ada pengalaman unik pada waktu turun dari pesawat lalu masuk ke ruang klaim bagasi untuk ambil koper kami. Berbagai pegawai bandara yang notabene orang-orang Melayu mengajak saya dan keluarga berbicara dalam bahasa Inggris. Akan tetapi, […]

0 1 207

BUKUKEBUDAYAANREFLEKSIWARGA

Adven Sarbani : Jadi China Itu Biasa Saja, Apa yang Istimewa ?

Interaksi intensif dan inspiratif saya dengan dulur-dulur keturunan suku China berlangsung ketika SMA. Di Yogyakarta, khususnya di kampung saya, keturunan China sepertinya dipandang beda. Saya ingat, ketika masih Sekolah Dasar ada satu keluarga China dengan tiga anak seusia saya masuk dan tinggal di kampung saya. Namun, saya dan teman-teman tak pernah menjadikan anak-anak China itu […]

0 1 239

BUKUDISKUSIKEBUDAYAANMITRA KARYANARASI

Dibalik terbitnya buku “Ada Aku di Antara Tionghoa dan Indonesia”, Aku berlutut di hadapan Cino Suroboyo

Ceritanya kira-kira begini. Ketika sentimen anti Tionghoa menguat lagi dengan munculnya sosok Ahok, 3-4 tahun lalu, aku mulai membaca beberapa literatur. Tujuannya, menemukan penyebab kebencian yang tertanam dalam diri non-tionghoa, dalam konteks personal diriku; Islam-Jawa.   Aku terperanjat saat menemukan catatan historis penuh kekelaman yang menimpa etnis Tionghoa, "Betapa beratnya menjadi Tionghoa di Indonesia. Ndak […]

0 0 676

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANREFLEKSI

Driyarkara : Ada Bersama Sebagai Titik Tolak Sosialitas

Pada bab sebelumnya, penulis telah membahahas mengenai faktor-faktor yang melatarbelakangi Driyarkara dalam merenungkan konsep sosialitasnya, serta gagasan utama dalam pemikiran Driyarkara. Pada bagian ini, penulis akan mulai membahas inti konsep sosialitas menurut Driyarkara. Ada Bersama Sebagai Titik Tolak Sosialitas Dalam uraian sebelumnya mengenai gagasan utama dalam pemikiran Driyarkara, telah dikatakan bahwa yang menjadi inti dari […]

0 0 298