HomeREFLEKSIDISKUSIThomas Aquinas : Pertengkaran dan keluhan dalam persahabatan

Thomas Aquinas : Pertengkaran dan keluhan dalam persahabatan

DISKUSI FILSAFAT NARASI 0 2 likes 164 views

Menurut  Aquinas , pertengkaran dan keluhan dalam persahabatan adalah suatu hal yang lumrah. Bagi dia, pertengkaran itu tidak terjadi dalam semua jenis persahabatan. Dalam jenis persahabatan dari sisi subyektif, menurut Menurut  Aquinas, pertengkaran itu mustahil untuk terjadi dalam persahabatan yang setara karena kedua belah pihak memberikan porsi cinta yang sama. Mereka saling menghormati, saling menguntungkan dan memuaskan.

Sebelumnya baca : Thomas Aquinas : Tindakan dan kebiasaan dari persahabatan

Sedangkan dalam persahabatan yang tidak setara, ada kemungkinan untuk pertengkaran itu terjadi. Namun pertengkaran itu hanya akan terjadi pada situasi tertentu di mana ada perasaan tidak adil. Perasaan tidak adil itu muncul ketika tidak ada keproporsionalan kualitas cinta yang diberikan sesuai dengan kedudukannya sebagai superior atau inferior.

Sedangkan dalam jenis-jenis persahabatan menurut tindakannya itu sendiri, pertengkaran tidak mungkin terjadi dalam persahabatan yang baik adanya. Alasannya adalah karena mereka yang menjalani persahabatan macam ini adalah orang-orang yang berkeutamaan dimana mereka selalu berbuat baik secara ikhlas kepada sesamanya.  Sedangkan dalam persahabatan yang menyenangkan, pertengkaran itu jarang terjadi karena kedua belah pihak selalu berusaha untuk memuaskan satu sama lain. Pertengkaran itu banyak terjadi di dalam persahabatan yang menguntungkan. Alasannya adalah karena ketidakproporsionalan dari keuntungan itu sendiri.

Image result for Thomas Aquinas

Baca juga :  Thomas Aquinas : Persahabatan yang baik adanya, Menguntungkan dan Menyenangkan

Menurut  Aquinas , harus ada keharmonisan di dalam sebuah persahabatan antara yang mencintai dan yang dicintai.  Kedua belah pihak harus bisa memberikan cinta yang proporsional. Keproporsionalan di sini dilihat dari sisi kualitas dan jenis cintanya. Pertengkaran itu biasanya terjadi ketika ada situasi di mana seseorang merasakan bahwa sahabatnya tidak memberikan keuntungan bagi dirinya sedangkan dia sudah mencintai sahabatnya tersebut. Di sini muncullah perasaan tidak adil atau tidak proporsional. Namun Thomas memberikan sebuah catatan penting bahwa persahabatan itu tidak boleh diukur dengan benda-benda material.  Di sisi lain ada juga pertengkaran yang terjadi karena seorang sahabat tidak memenuhi janjinya sehingga ada pihak yang merasa dirugikan. Dan adapula alasan pertengkarannya adalah bahwa karena seseorang merasa tidak mendapatkan apa yang dia harapkan dari sahabatnya.

Bagi Aquinas , cara agar sebuah persahabatan itu bisa menjaga kedamaian dalam relasi mereka adalah dengan cinta yang timbal balik.  Walaupun cinta yang timbal balik itu tidak harus sama besar secara porsinya. Tetapi cinta yang timbal balik adalah cinta yang proporsional atau dengan kata lain cinta yang sesuai untuk satu sama lain. Ini adalah prinsip keadilan dalam sebuah persahabatan. Cinta yang timbal balik itu bisa disebut juga sebagai cinta dua arah. Cinta satu arah bukanlah persahabatan, karena cinta satu arah itu terjadi karena seseorang menganggap orang lain sebagai dirinya.

Selanjutnya : Karakteristik dari persahabatan

 

Oleh: Aloysius Luis Kung. Mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Dimuat atas kerjasama Jurnal WIWEKA, Nera Academia dan www.idenera.com. Artikel ini pernah dimuat di Jurnal WIWEKA Vol.6 Edisi Juni 2017. 

Daftar Bacaan :

Menjadi Manusia Belajar dari Aristoteles, Kanisius,Yogyakarta 2009, 3.

THOMAS AQUINAS, Commentary on Aristotle’s Nicomachean Ethics, diterjemahkan oleh C. I. Lizinger, Dumb Ox Books, Notre Dame 1964, 476.

Thomas Aquinas, Summa Theologiae, II-II, Quaestio 1 art. 3

 JAMES MCEVOY; “The Other as Oneself: Friendship and Love in the Thought of St. Thomas Aquinas”, dalam James McEvoy dan Michael Dunne (eds.), Thomas Aquinas; Approaches to Truth,  Four Courts Press, Dublin 2002, 18.

 ARISTOTLE, Nicomachean Ethics 1.1.1.

 ETIENNE GILSON, The Christian Philosophy of  St. Thomas Aquinas, University of  Norte Dame Press, Norte Dame 2006, 256.

ROBERT MINER, Thomas Aquinas on the Passion, Cambridge University Press, Cambridge 2010,116.

Please share,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *