HomeNARASI (Page 13)

NARASI

DISKUSIFILSAFATREFLEKSI

Banyak hal baik di balik tidak lulus kuliah tepat waktu

“Nyerah sama realistis itu beda tipis, Gy,” kata Keenan. Lalu Kugy pergi karena Keenan menyerah. Keenan memutuskan pergi dari rumah dan keluar dari kampus. Dia ingin jadi pelukis, ia tidak ingin kuliah di ekonomi. Hingga suatu waktu ia melihat lagi dunia ternyata begitu besar dan kejam pada para pemimpi seperti dirinya. Kugy berusaha menenangkannya, memberitahu […]

0 2
Mural

FILSAFATKOMUNITASNARASI

Mural : Antara Seni dan Makna yang Tak Pernah Habis

Hidup manusia tidak pernah lepas dari seni. Perkembangan seni kiranya juga berbanding lurus dengan perkembangan manusia. Dengan kata lain, seiring berkembangnya zaman, seni pun semakin maju dan beragam bentuknya. Dewasa ini, banyak sekali bentuk-bentuk karya seni. Salah satu bentuk karya seni adalah mural. Mural seringkali kita jumpai di banyak tempat seperti di pinggir jalan atau […]

0 0

DISKUSIFILMFILSAFATNARASIREFLEKSITEKNOLOGI

Sinetron: Manipulator Konsumsi Masyarakat Satu Dimensi *

Kemajuan industri membuat manusia semakin nyaman dan efektif dalam menjalankan hidup. Semua kebutuhan dasar seakan-akan bisa terpenuhi dengan mudah. Kini, manusia berlomba-lomba untuk mengejar kebutuhan sekunder, bahkan kebutuhan tersier. Di tengah tuntutan sistem kerja yang begitu berat pada zaman kapitalistis ini, kebutuhan non-primer seperti media hiburan tak terlelakkan untuk dimanifestasikan. Salah satu kebutuhan itu ialah […]

0 20

FILSAFATKEBUDAYAANNARASIREFLEKSISEJARAH

Mahfud MD : Eggi Sudjana, Ormas, dan Konsep Trinitas

Saya tidak mendedikasikan tulisan ini kepada Eggi Sudjana secara khusus tetapi juga kepada semuanya saja, yang sekedar ingin tahu mengenai konsep Trinitas dalam kristen. Benarkah Umat Kristen menyembah Tiga Tuhan. Dan benarkah hal itu bertentangan dengan Pancasila Sila Pertama.   Saya tahu Eggi Sudjana sedang sangat sibuk. Sibuk mengklarifikasi. Tetapi semoga saja beliau mau meluangkan […]

0 0

AKSIKEBUDAYAANKOMUNITASLIPUTANSEJARAH

Oei Hiem Hwie : Tidak semua kita bisa membaca sejarah dengan utuh

"Tidak semua kita bisa membaca sejarah dengan utuh. Cerita sejarah dalam buku-buku tidak lengkap bahkan sengaja dibuat tidak lengkap. Tugas generasi muda sekarang, mengumpulkan catatan yang tercecer itu untuk melengkapinya" kata Oei Hiem Hwie   Oei Hiem Hwie, lahir di Malang 24 Nov 1935.  Om Hwie, begitu orang-orang menyapanya.  Ia adalah saksi  peristiwa sejarah tahun […]

0 1
Pendidikan

FILSAFATLINGKUNGANNARASIREFLEKSI

Menakar Pendidikan Berorientasi Pasar bersama Marcuse dan Fromm

Persoalan Sejak usia dini sampai menginjak perguruan tinggi saya dicecoki konsep ini oleh orang tua dan para guru, “kamu harus menjadi orang yang berguna untuk masyarakat, bangsa dan Negara…” Kata “berguna” menjadi kata kunci untuk mereka yang bersekolah. Orientasi sekolah adalah kerja. Orientasi pendidikan adalah profesi. Arah pendidikan adalah kesuksesan. Kesuksesan ditakar dengan memiliki pekerjaan […]

0 0
Sekolah Ansos

DISKUSILINGKUNGANPERSONAREFLEKSIWARGA

Johanes Piri : Dulunya saya kira Tionghoa itu kelompok eksklusif

Masyarakat Tionghoa di Tambak Bayan cukup beda dengan masyarakat Tionghoa yang saya tahu dan kenali di Surabaya. Dan juga mungkin umumnya di Indonesia. Saya pribadi selalu berpandangan bahwa orang Cina atau etnis Tionghoa itu pasti kaya. Ini semata karena pengalaman dan lingkunganku menunjukan demikian.   Berkunjung ke Tambak Bayan merupakan suatu pengalaman yang luar biasa. […]

0 0

AKSIDISKUSINARASIPERSONAREFLEKSI

Febriansyah : Ketika mereka independen, mereka terlihat seperti alien

Saya berharap suatu saat akan ada satu orang manusia yang dilahirkan dengan dua jenis kelamin yang menjadi nabi atau presiden yang akan memberitahu kita mengenai enaknya hidup dalam satu tubuh dengan dua jenis karakter dan bahkan individu yang berbeda. Jadi kita tidak harus mempermasalahkan gender lagi.   Seperti sekarang, Perempuan, spesies yang sepertinya harus selalu […]

0 3

AKSINARASIPERSONAREFLEKSI

Eri Darmawan : Pakaian bisa jadi sumber ketidakadilan*

Keadilan sosial menjadi sangat penting karena pada dasarnya pendiri-pendiri negara ini sepakat menyantumkan keadilan sosial kedalam isi sila ke 5 pancasila yang berbunyi "keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia".  Itu artinya keadilan sosial harusnya dimiliki setiap individu, masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia yang dimaksud  adalah seluruh anak bangsa yang terdiri dari berbagai macam suku, budaya, agama, […]

0 1

DISKUSIKOMUNITASNARASIPERSONAREFLEKSISEJARAH

Luthfi Meutia : Wanita sering menjadi korban kekuasaan

Pembicaraan dan aksi kesetaraan gender, mayoritas diinisiasi oleh kaum hawa. Di Indonesia sendiri, khususnya Jawa, wanita pribumi zaman dahulu selalu didiskreditkan perannya. Diperlemah kewibawaannya. Hanya berkutat sebagai pemuas nafsu. Tiga abad lamanya diperas, dijajah baik tenaga maupun pikir. Penjajah tak hanya Belanda. Namun juga bangsa priyayi utusannya. Feodalisme yang mengekang. Wanita sering menjadi korban kekuasaan. […]

1 2

AKSIDISKUSIKEBUDAYAANLINGKUNGANREFLEKSISEJARAH

Wahyu Mahatara : Struktur sosial dan sejarah bangsa dipengaruhi oleh kondisi ekonomi

Perekonomian sangat erat sekali kaitanya dengan kehidupan manusia. Kondisi masyarakat, struktur sosial hingga sejarah suatu bangsa bisa dipengaruhi oleh kondisi ekonomi masyarakatnya. Dengan kondisi perekonomian yang mapan, seseorang bisa menjadi sosok/figur yang terpandang dalam masyarakat lebih-lebih di desa. Setiap orang/individu tentunya sangat ingin mencapai taraf keadaan ekonomi yang mapan. Namun pada kenyataanya, tak semua dari […]

0 3
Pancasila

DISKUSIFILSAFATREFLEKSISEJARAH

Ke-Tuhanan dalam Sosialisme (Religius) Indonesia

HASTAG #PekanPancasila menjadi salah satu topik populer di media sosial hari-hari ini. Selain mengganti gambar profil dengan bingkai “Saya Indonesia, Saya Pancasila”, netizen juga memperbarui status terkait dengan Pancasila. Upaya menggelorakan kembali semangat Pancasila patut diapresiasi, namun itu saja masih belum cukup, perlahan-lahan kita juga perlu mendiskusikan pemahaman kita mengenai Pancasila. Alih-alih membawa kebaikan bagi Bangsa […]

0 2