HomeNARASI (Page 2)

NARASI

KEBUDAYAANNARASITEKNOLOGI

Sasaran Debatnya Milenial, Tapinya Caranya Kolonial

Saya Alfredo Vicrorio dos Santos, 25th. Saya generasi milenial yang ikut menyaksikan Debat Pilpres 2019 pada 17 Januari 2019 lalu. Malam lalu, saya menonton reportase  Kompas TV  yang dibawakan Aiman Witjaksono yang bertajuk "Pindah Suara Pasca Debat". Data dari Litbang Kompas  menunjukkan ada sekitar 44% pemilih yang masih bingung menentukan pilihan. Lebih menarik lagi saat […]

0 2 268

AKSIKEBUDAYAANKOMUNITASNARASI

Sepatu

kalamun nandhing sarira tinemu beda malah nyulayani benere dhewe ginunggung tinampik liyaning lyan beda kalyan tepa sarira puniku ika kang den upayaa tinemu samining sami (Pangkur Kebhinekaan/Heru Harjo Hutomo) Akhir tahun 2018 ini kembali saya ikut merayakan natal. Saya masuk gereja, ikut mengamini doa selayaknya umat Katolik lainnya—sembari sesekali melagukan pujian yang belasan tahun masih […]

0 0 544

FILSAFATKEBUDAYAANSEJARAH

Akumu Adalah Jejer-mu: Wajah Lain Sufisme Nusantara

Wayang iku Wewayangan kang satuhu Lelakoning jalma ing alam janaloka Titenana wong cidra mangsa langgenga   [Wayang itu Adalah kaca-benggala Kehidupan manusia di dunia Yang ingkar janji tak lagi lama] Sepupuh tembang Pocung itu merupakan gambaran singkat tentang pesan besar apa yang sebenarnya mendasari cerita wayang—katakanlah, raison d’etre-nya. Ada beragam karakter di sana, karakter pokok […]

0 1 1.6K
idenera

DISKUSIKEBUDAYAANREFLEKSIWARGA

Rayakan Pergantian Tahun Agar Larangan Itu Tidak Tumbuh Jadi Tiran

Beberapa tahun terakhir, tidak hanya perayaan Natal, perayaan Tahun Baru pun jadi polemik untuk diucapkan atau dirayakan. Baru-baru ini (12/18) di Malang ada himbauan tidak merayakan Natal dengan demonstratif, di Aceh Barat dan Riau pemerintah setempat mengeluarkan surat himbauan agar tidak merayakan pergantian tahun atau tahun baru. Banyak yang bertanya, bagaimana merayakan natal dengan tidak […]

0 1 364
idenera

DISKUSIKEBUDAYAANNARASI

Mendidik Kesetaraan Gender Sejak Usia Dini

Rumitnya mencari keadilan bagi kasus-kasus kekerasan seksual yang dialami perempuan seperti kekerasanyang dialami Ibu Baiq Nuril, pemerkosaan di lingkungan pendidikan yang dialami Agni (mahasiswi UGM), dan kekerasan seksual oleh aparat yang menimpa Anindya Joediono, menggugah kesadaran bahwa kesetaraan gender masih perlu ditingkatkan dari waktu ke waktu. Catatan tahunan KOMNAS Perempuan 2018 menunjukkan jumlah kasus kekerasan […]

0 2 521
Andre Yuris/Ide Nera

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Arthur Coleman Danto : Semua Bisa Jadi Seni

Pada masa kontemporer, segala sesuatu dapat menjadi benda seni. Salah satu contoh yang menarik adalah seorang pemuda jahil yang sengaja menaruh sebuah kacamata di sebuah museum. Kacamata tersebut hanyalah kacamata biasa. Tidak ada sesuatu yang istemewa dari kacamata tersebut. Namun, banyak pengunjung museum yang melihat dan mengamati kacamata tersebut. Ada pengunjung yang sudah sadar bahwa […]

0 2 311

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Communi(cati)on: Sebuah Momen Penyingkapan Eksklusifitas Pluralisme

 Di samping karena memang perbedaan paradigma agama yang cukup tak tepermanai, saya pikir eksklusivitas pluralisme tersebut juga dipicu oleh kesembronoan dalam memaknai yang-Lain.   Sambungan dari artikel :  Communi(cati)on: Menimbang Ulang Pluralisme Dan Temu-Wicara Antar-Agama Mereka kerapkali berasumsi bahwa keberlainan itu bisa dengan mudah dijembatani lewat dialog, lewat saling tukar kabar atau bahkan saling berdebat […]

0 3 358

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Communi(cati)on: Menimbang Ulang Pluralisme Dan Temu-Wicara Antar-Agama

Pluralisme itu tak ada.  Andaikata ada, hanyalah sejenis eksklusivisme yang mekar tak tersadari. Kita mengenal figur-figur semacam Sayyed Hossein Nasr, Paul Knitter, Rita Gross, dan sebagainya. Mereka semua lazim disebut sebagai para pluralis. Tapi saya pikir itu bohong, sebuah pelabelan yang gegabah.   Seumpama mau menengok, pluralisme dan agenda-agenda yang mereka bawa sebenarnya saling mengeksklusikan […]

0 2 319
Papua

AKSIKOMUNITASSEJARAH

Emasnya dikeruk, hutannya dijarah, tanahnya dirampas dan kalian panggil mereka “anjing!”

“La opo wong-wong ireng ki, garai macet ” ujar seorang ibu, disambung celetukan seorang bapak “ Mau merdeka bu, orang-orang Papua mau merdeka ”. Mereka sontak berdiri melihat keluar jendela dengan raut beragam. Ada yang menggerutu dan adapula yang tergesa menyakan handphone untuk mengambil foto.   Siang pukul 12.00 wib, kemacetan terjadi persis di depan […]

0 0 357
asian games

DISKUSIKEBUDAYAANNARASI

Quo Vadis Nasionalisme Indonesia?

Perhelatan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang telah menoreh sejarah baru. Para atlet memberi asa baru bagi olah raga kita. Setidaknya Indonesia mampu bertengger di peringkat keempat se-Asia. Sekali lagi, “Siapa kita?”   Beberapa target perolehan medali emas mampu terlewati. Salah satunya adalah cabang olah raga pencak silat yang memborong medali emas di semua nomornya. Perjuangan para […]

0 0 328
Ekologi

AKSIDISKUSILINGKUNGANNARASI

Gerakan Sosial Baru dan Upaya Literasi Ekologi

Permasalahan lingkungan tidak bisa diatasi hanya memperbaiki hubungan antara manusia dan lingkungannya, tetapi juga dengan melakukan perbaikan-perbaikan nilai, norma, dan etika kehidupan.   Permasalahan lingkungan tidak bisa diatasi hanya memperbaiki hubungan antara manusia dan lingkungannya, tetapi juga dengan melakukan perbaikan-perbaikan  nilai, norma, dan etika kehidupan. Perbaikan-perbaikan itu masuk dalam konsep eco-literacy, yaitu tentang kesadaran atas […]

0 0 879
Ilmu Sosial

DISKUSIFILSAFATNARASI

Membangun Paradigma Ilmu Sosial yang Pragmatik-Reflektif

Berdasarkan  pernyataan Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bahwa penelitian ilmu sosial  di Indonesia belum memberikan kontribusi optimal bagi pembangunan bangsa (Kompas, 24 Oktober 2018, hlm.9), maka perlu dipertimbangkan untuk mendorong ilmu sosial menjadi lebih pragmatik.   Dalam gagasan John Dewey (1859-1952), intelegensi harus digunakan untuk menciptakan keadaan-keadaan yang […]

0 2 431

DISKUSILINGKUNGANNARASI

Robert M. Sapolsky : Ketimpangan Ekonomi Menyakiti Tubuh Dan Otak Kita

Ketimpangan pendapatan dalam suatu masyarakat menciptakan stres sosial dan psikologis yang konstan bagi orang miskin serta merusak tubuh dan otak manusia.   Ketidaksetaraan dapat merugikan ekonomi, masyarakat, dan bahkan tubuh kita. Dalam sebuah artikel di Scientific American, Robert M. Sapolsky dari Universitas Stanford menunjukkan betapa ketidaksetaraan merusak hasil kesehatan. Ini mengacu pada beberapa penelitian medis […]

0 0 291

AKSIFILMTEKNOLOGI

‘Beam of Invisibility’ Bisa Menyembunyikan Objek Menggunakan Cahaya

Setelah dianggap hanya ada dalam fiksi  "Star Trek" atau "Harry Potter," teknologi cloaking  bisa menjadi kenyataan dengan dirancangnya bahan  khusus yang dapat menutupi dirinya dari bentuk cahaya lain ketika terpapar  "sinar tembus pandang," menurut sebuah penelitian.   Secara teoritis, sebagian besar "jubah tembus pandang" akan bekerja dengan lancar memandu gelombang cahaya di sekitar objek sehingga […]

0 1 220