HomeREFLEKSI (Page 3)

REFLEKSI

KEBUDAYAANLINGKUNGANNARASISTUDI

Rezza Sadewo : Situasi Keluarga dan Komunitas Punk Membuat Saya Belajar Bersikap Adil

Saya bersyukur sekali karena diterima Sekolah Ansos III 2018 yang diselenggarakan Nera Academia. Terlebih karena dalam Sekolah Ansos ini  mengangkat diskursus gender sebagai salah satu bidang kajian. Rasa syukur juga karena saya bertemu teman baru dan bisa memanfaatkan proses ini untuk belajar membuat analisis tajam yang nantinya mengarah pada perubahan sosial.   Perubahan sosial yang […]

0 0 222

DISKUSILINGKUNGANNARASI

Lydia Angela : Potret Keadilan Antara Manusia Dan Lingkungan

Apakah lingkungan kita sudah mencerminkan keadilan sosial? Dalam kehidupan kita, terdapat lingkungan alami dan lingkungan binaan. Lingkungan alami, seperti namanya, adalah lingkungan alam yang belum diolah manusia, sedangkan lingkungan binaan adalah lingkungan terbangun yang telah diolah oleh manusia.   Keduanya krusial bagi kehidupan kita, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kehidupan sosial budaya manusia pun […]

0 2 533

BUKUFILSAFATKEBUDAYAANSTUDI

Colin Bird : Filsafat Politik dan Aktivitas Politik, Pertentangan tajam antara “teori” dan “praktik”

Kita telah melihat bagaimana, dalam diskusi yang menyelidiki kemungkinan pembenaran-pembenaran yang mungkin ditawarkan untuk cara-cara yang berbeda dari organisasi-organisasi politik, kita dituntun untuk merefleksikan sifat-sifat dasar dari konsep-konsep politik seperti keadilan, kebebasan, otoritas, negara, dst.   Namun, sebagian orang menjadi kurang sabar dengan hasil yang berfokus pada konsep-konsep dan ide-ide, dan mengeluhkan bahwa hal tersebut […]

0 1 166

DISKUSILINGKUNGANREFLEKSI

Masihkah Agama Relevan?

Demi Agama Di Indonesia, kita sering mendengar kelompok-kelompok fanatik dan pembela agama tertentu. Kasus politik SARA, pembakaran masjid, penutupan gereja, kekerasan pada kaum LGBT, persekusi liar, sweeping dengan kekerasan, demo anarkis, dsb adalah segelintir kisah yang membawa nama Tuhan sebagai semangatnya. Alih-alih, agama dibela mentah-mentah, bahkan rela mati.   Paling konkret, sejumlah massa menutup paksa […]

0 0 222

DISKUSIWARGA

Ringkasan kasus yang menimpa Meiliana, hingga divonis 18 bulan

Sebagai Tim Penasehat Hukum ibu Meliana, setelah menahan diri untuk tidak menuliskan apapun terkait perkara ibu Meliana, karena kami beranggapan bahwa medsos bukanlah ranah untuk saling membuktikan kebenaran, namun baiklah sekarang kami menuliskannya setelah hakim membacakan putusannya menghukum penjara Meliana selama 18 bulan, sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Untuk info lebih detail terkait perkara […]

0 0 321

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Tinjauan Kritis Terhadap Pemikiran Driyarkara

Kalau ditelusuri, memang masih belum banyak para pemikir atau penulis yang memberikan tanggapan atau komentar terhadap buah pikiran Driyarkara. Lebih banyak ditemukan adalah karangan-karangan atau tulisan yang menguraikan kembali pemikiran-pemikiran Driyarkara sebagaimana yang ditemukan dalam beberapa buku atau skripsi.   Namun hal ini tidak berarti bahwa tidak ada orang yang memberikan tanggapan atau komentar atas […]

0 0 175

BUKUDISKUSIFILSAFAT

Colin Bird:  Filsafat Politik Sebagai Pra kondisi Penilaian Rasional Kehidupan Politik

Sebagaimana cuaca, politik menampakkan dua wajah yang sangat bertentangan secara mencolok. Seringkali, politik tampak dalam bentuk yang tenang dan tampak tanpa awan seperti biasanya, kestabilan, keterprediksian, dan kesepakatan. Ketika kita melihat bentangan politik, sebagai contoh, kita dengan mudah mengamati institusi-institusi dan praktik-praktik yang telah mapan yang hidup lebih lama daripada, yang melalui banyak generasi, mereka […]

0 0 218

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Gotong Royong Sebagai Relevansi Konsep Sosialitas Driyarkara

Setiap buah pemikiran yang dihasilkan oleh seorang pemikir pasti memiliki manfaat bagi kehidupan masyarakat. Pemikiran itu akan terasa lebih bermanfaat apabila mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, pada bagian  ini penulis akan mencoba menguraikan relevansi pemikiran Driyarkara mengenai konsep sosialitasnya dalam situasi kehidupan masyarakat Indonesia. Gotong Royong dalam konsep Sosialitas Budaya gotong-royong merupakan budaya […]

0 0 193

DISKUSIKOMUNITASLINGKUNGANNARASI

Kritis itu Haram, Tugas Mahasiswa Itu Lulus Secepatnya

“Saya tidak tahu harus berbuat apa, teman-teman saya juga tidak melakukan apa-apa” . Jawaban ini sering didengar bahkan jadi jawaban pamungkas ketika kita dihadapkan pada masalah-masalah di masyarakat.  Ada kebimbangan, kebingungan dan keengganan di balik jawaban tersebut. Bimbang karena merasa tidak memiliki kemampuan, kapasitas untuk terlibat. Mengharapkan orang lain saja yang melakukannya. “Ada orang yang […]

0 1 286

FILMKEBUDAYAANPERSONASEJARAH

Mengenal Wiji Thukul, Penyair Yang Ditakuti Orde Baru

Bagi generasi pecinta sastra dewasa ini, merupakan sebuah aib apabila tidak mengenal Wiji Thukul. Wiji Thukul merupakan seorang aktivis dan satrawan. Ia lahir di Sorogenen, Solo pada tanggal 26 Agustus 1963. Wiji Thukul yang memiliki nama asli Wiji Widodo ini adalah seorang legenda dalam dunia sastra. Terutama, sastra sebagai alat perjuangan bangsa. Karya-karyanya pada tahun […]

0 0 156

FILSAFATNARASIREFLEKSI

Driyarkara : Cinta Kasih Sebagai Dasar Kesatuan Dalam Sosialitas

Dari uraian mengenai sosialitas sebagai ada bersama, dapat diketahui bahwa Driyarkara meletakan fondasi yang kokoh akan kesatuan manusia pada cinta kasih. Sebab cinta kasih mendasari pijakan relasi atau hubungan antara manusia dengan yang lain. Dalam hal ini, ada bersama dengan orang lain berarti berada bersama dengan hormat dan cinta kasih. Driyarkara berpendapat bahwa menurut kodratnya, […]

0 0 146

FILSAFATNARASIREFLEKSI

Driyarkara : Sosialitas Sebagai Tujuan Akhir Dari Pendidikan

Dalam konsep pemikirannya tentang pendidikan, Driyarkara berpendapat bahwa pendidikan merupakan suatu cara untuk memanusiakan manusia muda, yang mana hal ini lebih di kenal dengan istiah hominisasis dan humanisasi. Hominisasi adalah suatu proses bagi manusia untuk menyadari dirinya tidak hanya sebagai makhluk biologis semata, tetapi juga sebagai seorang pribadi atau subjek, yaitu pribadi yang dapat menyadari […]

0 0 187

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAAN

Hominisasi dan Humanisasi : Tawaran Memanusiakan Manusia dalam Pendidikan

Ada pernyataan yang sangat bagus dari Almarhum Nurcolish Madjid alias Cak Nur terkait  relasi agama dan memanusiakan manusia. Cak Nur mengatakan demikian “Nilai-nilai kemenanusiaan hendaknya diwujudkan menjadi kemanusiaan yang aktif, menjiwai kegiatan-kegiatan praktis manusia,”   Agama-agama menurut Cak Nur, membawa nilai kemanusiaan universal untuk membuat penganutnya  hidup bermakna, memiliki harkat dan derajat manusia  yang mulia. […]

0 0 580

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANSEJARAH

“Nunduk” dan Sejarah yang Bukan dari Ruang Kosong

Manusia adalah mahluk menyejarah. Ini teori umum dalam Filsafat Sejarah. Sejarah (“historia”) merupakan kata Bahasa Yunani yang berarti “belajar dengan penyelidikan” (learning by inquiry). Manusia sebagai “yang berada dalam dunia”--(istilah Martin Heidegger)-- merupakan pencipta sejarahnya. Manusia dan dunia --seperti dikutip dari Gabriel Marcel-- “saling memberi dan menerima.” “Manusia menghuni, memperindah, merawat dan mengubah dunia menjadi […]

0 0 184