HomeREFLEKSI (Page 4)

REFLEKSI

BUKUDISKUSIFILSAFATSEJARAH

Resensi Buku Benedict Anderson : Di Bawah Tiga Bendera, Anarkisme Global dan Imajinasi Antikolonial

Anarkisme sering disalahpahami sebagai kebrutalan dan kekerasan. Dalam filsafat politik, Anarkisme berarti paham yang menyatakan masyarakat bisa berjalan tanpa otoritas negara.[1] Sejarah Anarkisme memiliki keterkaitan dengan gagasan sosialisme dalam hal cita-cita politik untuk membebaskan pekerja dari alienasi dan komitmen terhadap kaum tertindas. Namun demikian, Anarkisme menolak efek terburuk dari sosialisme yang mungkin terjadi yaitu totalitarianisme […]

0 0 343

DISKUSILINGKUNGANTEKNOLOGI

Pendidikan dan kekonyolan di media sosial

Saya bukanlah orang yang terlibat dalam dunia pendidikan di Indonesia. Saya juga bukan orang yang ahli dalam bidang pendidikan. Namun dengan tulisan ini saya hendak menyampaikan suatu kegelisahan pribadi mengenai dunia pendidikan Indonesia. Tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi serta pengamatan saya tentang pendidikan di Indonesia. Ada pun contoh yang saya sertakan tidak merujuk langsung pada […]

0 0 248

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Khoirur Roziqin : Mendidik Manusia Indonesia Jadi Generasi Pancasilais

Didik atau mendidik dalam KBBI didefinisikan sebagai memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Sedangkan pendidikan dalam KBBI didefinisikan sebagai proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.   Dalam kajian bahasa Arab ada perbedaan antara kata mengajar عَلَّمَ […]

0 3 319

KEBUDAYAANKOMUNITASPERSONAREFLEKSI

Uci Shintia : Toleransi Masih Ada, Walaupun Kita Tersakiti

Beberapa hari setelah kejadian bom bunuh diri yang memberikan sebuah catatan merah kota Surabaya. Jumat sore (18/05), Komunitas Pecinta Pancasila mengikuti kegiatan Suroboyo Guyub Rukun di GKI Surabaya, tepatnya di Jalan Diponegoro. Kegiatan ini dihadiri  107  organisasi dan komunitas yang ada di Surabaya. Aku beserta adik-adik mewakili Komunitas Pecinta Pancasila. Sebelum aku menaruh sepedaku di […]

0 1 282

DISKUSIFILSAFATNARASIREFLEKSISEJARAH

Driyarkara : Sosialitas Dalam Konteks Masyarakat Indonesia

Dalam pemikirannya tentang sosialitas, Driyarkara memperlihatkan kedudukan sosialitas dalam eksistensi manusia. Driyarkara menjelaskan bahwa eksistensi manusia merupakan cara berada manusia yang khas di dunia. Cara berada manusia yang khas dalam pandangan Driyarkara adalah dalam sosialitas. Dengan kata lain, hidup bersama oleh Driyarkara pahami sebagai sosialitas, yaitu eksistensi manusia dalam hidup bersama dengan orang lain dan […]

0 0 313
Andre Yuris

DISKUSIFILSAFATLINGKUNGANNARASIREFLEKSI

Menanggapi Meliorisme William James : Kemungkinan Buruk Kehendak Bebas   

Pengantar William James merupakan tokoh pragmatisme Amerika yang terbesar. Bersama Pierce dan Dewey, James menempati salah satu tempat ‘istimewa’ sebagai pendiri pragmatisme Amerika. Pragamatisme diawali oleh Pierce sebagai sebuah metode untuk menjernihkan pikiran. Pragmatisme William merupakan penerusan dari teori Pierce, tetapi baginya pragmatisme bukan sekedar metode tapi juga berkaitan tentang teori tentang kebenaran. Kebenaran bagi […]

0 0 339

FILSAFATKEBUDAYAANNARASIREFLEKSI

Memperebutkan Allah sebagai legitimasi Amanah Rakyat

Invocatio Dei dalam makna kesalehan merujuk pada sikap batin “yang memanggil” Allah untuk menjadi dasar, penyelenggara dan tujuan hidup si penghayat doa/kesalehan. Dalam dunia politik, invocatio dei merupakan prinsip yang memberi rujukan pada Allah dalam konstitusi, dimana Konstitusi didasarkan “atas nama” Allah.   Dalam pembukaan konstitusi kita tertulis “atas berkat Rahmat Allah yang maha kuasa............................maka Bangsa […]

0 2 320

BUKUDISKUSIREFLEKSISASTRA

Kegilaan Hidup dalam Veronika Decide to Die

Dalam kehidupan manusia, realitas kematian merupakan hal yang niscaya. Kematian membawa orang kepada sebuah permenungan tentang makna hidup. Pandangan yang berbeda dalam merenungkan kematian akan membawa pada pemaknaan hidup yang berbeda pula. Ada dua besar aliran pemikiran tentang kematian, yaitu ateisme dan teisme. Bagi ateisme kematian adalah akhir dari segalanya, sedangkan bagi teisme kematian merupakan […]

0 2 255

DISKUSIKEBUDAYAANNARASIREFLEKSI

Ada Aku di antara Tionghoa dan Indonesia : Merajut Harapan dan Praksis Solidaritas dalam Narasi

Beberapa minggu lalu, seorang kawan meminta saya untuk menjadi pembedah buku “Ada Aku di antara Tionghoa dan Indonesia”. Kawan saya ini berkata bahwa beberapa kawan yang menulis dan menginisiasi buku ini adalah kawan-kawan jaringan kami juga. Kawan saya ini kemudian bercerita sedikit tentang latar belakang dan tujuan penulisan buku tersebut. Saya tertarik dan terkesan. Setelah […]

0 4 579

BUKUDISKUSIKEBUDAYAANREFLEKSI

Abigail Soesana : Empat Generasi Tionghoa dan Dilema Diskriminasi dan Cinta Tanah Air Indonesia

  Kakek adalah Tionghoa “totok” yang berjiwa sosial Aku terlahir di keluarga Tionghoa dari kakek Njoo Tiek Sien yang dikenal sebagai “totok” (Tionghoa asli), generasi pertama dari RRT (Republik Rakyat Tiongkok) yang mendarat di Indonesia sejak belia. Waktu tiba di Indonesia, kakek masih berumur 14 tahun dan bekerja dari nol membuka toko sembako di kota […]

0 1 248
aan anshori

BUKUDISKUSIKEBUDAYAANNARASI

Aan Anshori : Ketakutan dan kesalahpahaman saya terhadap Tionghoa mencair setelah ketemu Gus Dur

Saya tidak punya teman Tionghoa sejak kecil hingga masuk kuliah. Jika dihitung lamanya sekitar 19 tahun. Hal ini nampaknya merupakan kewajaran bagi warga Kauman, desa tempat saya lahir yang jaraknya 13an kilometer arah timur kota Jombang Jawa Timur. Kauman bukanlah wilayah terpencil. Sebaliknya, Kauman bisa dikatakan desa dalam kategori paling terhormat. Tujuh belas desa di kecamatan saya, Mojoagung, […]

0 1 276

BUKUKEBUDAYAANWARGA

Michael Andrew : Kegalauan Identitas Pemuda Tionghoa-Indonesia

Pada tahun 2012 saya pertama kali pergi ke negeri jiran yakni Malaysia. Kala itu saya sedang liburan bersama dengan keluarga. Ada pengalaman unik pada waktu turun dari pesawat lalu masuk ke ruang klaim bagasi untuk ambil koper kami. Berbagai pegawai bandara yang notabene orang-orang Melayu mengajak saya dan keluarga berbicara dalam bahasa Inggris. Akan tetapi, […]

0 1 224

BUKUKEBUDAYAANREFLEKSIWARGA

Adven Sarbani : Jadi China Itu Biasa Saja, Apa yang Istimewa ?

Interaksi intensif dan inspiratif saya dengan dulur-dulur keturunan suku China berlangsung ketika SMA. Di Yogyakarta, khususnya di kampung saya, keturunan China sepertinya dipandang beda. Saya ingat, ketika masih Sekolah Dasar ada satu keluarga China dengan tiga anak seusia saya masuk dan tinggal di kampung saya. Namun, saya dan teman-teman tak pernah menjadikan anak-anak China itu […]

0 1 253

BUKUDISKUSIKEBUDAYAANMITRA KARYANARASI

Dibalik terbitnya buku “Ada Aku di Antara Tionghoa dan Indonesia”, Aku berlutut di hadapan Cino Suroboyo

Ceritanya kira-kira begini. Ketika sentimen anti Tionghoa menguat lagi dengan munculnya sosok Ahok, 3-4 tahun lalu, aku mulai membaca beberapa literatur. Tujuannya, menemukan penyebab kebencian yang tertanam dalam diri non-tionghoa, dalam konteks personal diriku; Islam-Jawa.   Aku terperanjat saat menemukan catatan historis penuh kekelaman yang menimpa etnis Tionghoa, "Betapa beratnya menjadi Tionghoa di Indonesia. Ndak […]

0 0 706