HomeJokowi

Jokowi

KEBUDAYAANNARASI

Apatis Membunuhmu

Sebelum Virus Corona menghebohkan dan membuat panik hingga membunuh ratusan orang. Kira-kira apa yang sebenernya marak terjadi? Barangkali salah satunya adalah sikap Apatis. Ya, sikap apatis pada perilaku masyarakat Wuhan yang biasa makan kuliner ekstrem. Entahlah bagaimana pengawasannya dari pihak dinas kesehatan terkait disana. Entah bagaimana seandainya, perilaku konsumsi makanan ekstrem itu diawasi lebih ketat. […]

0 1

KEBUDAYAANNARASIREFLEKSIWARGA

Catatan Untuk Kabinet Jokowi Jilid 2 : Publik Harus Bersiap Diri

Setelah melewati proses pelantikan Presiden Republik Indonesia (20/10) di komplek Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Joko Widodo memasuki periode kedua pemerintahannya dalam bayang kelabu. Berbeda saat tahun 2014, terdapat perayaan kirab budaya lengkap dengan kereta kencana yang mengangkut Joko Widodo dari Bundaran HI menuju Monas. Dimana telah berdiri panggung terbuka untuk menyapa masyarakat secara terbuka yang […]

0 2

AKSIMITRA KARYA

Presiden Jokowi dan Menristekdikti Harus Menghargai Prinsip Kebebasan Akademik

"…Kampus, sebagai praesidium libertatis, atau benteng kebebasan. Tanpa kebebasan, sesungguhnya kampus telah mati!" Sebagaimana diberitakan sejumlah media, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir, bertemu Presiden RI, Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (26/9/2019). Pertemuan berkaitan dengan aksi unjuk rasa mahasiswa di berbagai daerah menolak revisi UU KPK dan KUHP. Ada dua poin […]

0 0

DISKUSIREFLEKSIWARGA

Mahasiswa Tak Selalu Benar

Mahasiswa tak selalu benar. Tapi membiarkan skenario buzzer mendelegitimasi suara mahasiswa, itu berbahaya. Sebab Jokowi tak selamanya memimpin. Modelnya tak dijamin selalu ada dalam tiap kontestasi demokrasi. Dan anda tidak pernah tahu di masa depan, model pemimpin apa yang akan dilahirkan demokrasi kita yang penuh politik uang. Anda tidak tahu, kapan anda benar butuh mahasiswa […]

0 3

DISKUSIKEBUDAYAANNARASI

Histeria dan Neurosis Obsesional Dalam Diskursus Politik Kontemporer Indonesia

Pilpres2019 usai sudah, menyisakan berbagai karnaval matinya akal sehat (irasionalitas) atau apa yang kami sebut sebagai neurosisisme yang kental mewarnai diskursus politik kontemporer Indonesia. Hal ini tampak pekat melekat pada kubu 02 (Prabowo-Sandi) yang sejak awal—bahkan jauh sebelum mereka ditetapkan sebagai capres-cawapres resmi—mendapat dukungan dari kalangan yang kerap mengatasnamakan kalangan “Islam.” Gerakan politik keagamaan mereka, […]

0 0

KEBUDAYAANNARASITEKNOLOGI

Sasaran Debatnya Milenial, Tapinya Caranya Kolonial

Saya Alfredo Vicrorio dos Santos, 25th. Saya generasi milenial yang ikut menyaksikan Debat Pilpres 2019 pada 17 Januari 2019 lalu. Malam lalu, saya menonton reportase  Kompas TV  yang dibawakan Aiman Witjaksono yang bertajuk "Pindah Suara Pasca Debat". Data dari Litbang Kompas  menunjukkan ada sekitar 44% pemilih yang masih bingung menentukan pilihan. Lebih menarik lagi saat […]

0 2
Idenera

REFLEKSI

Kuburan Bernama Agamamu, Adakah Pemurtadan Para Arwah ?

Intoleransi itu muncul ketika kesombongan rohani menjadi sebuah klaim kekuasaan untuk menguasai pihak dan agama lain. Ketika sebuah negara bahkan kampung sekalipun diidentikan dengan mayoritas agama tertentu, maka secara sadar kita tengah mendirikan sebuah benteng kekuasaan untuk menguasai bahkan tak jarang menindas mereka yang dianggap sebagai kelompok atau kaum minoritas. Lahirnya SK bersama dua menteri […]

0 2

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Dapatkah kita mengajak Cebong dan Kampret memperjuangkan #2019PemiluDamai ?

  Konstentasi Pilpres 2019 mulai terasa memanas pada bulan-bulan ini. Isu-isu mulai dimainkan dan perdebatan mulai berseliweran. Hal tersebut amat terasa dan dapat mudah ditemui di berbagai media sosial.  Mulai dari fanspage, grup, akun pribadi, sudah mulai berseliweran di beranda akun sosial kita. Isi dari status, tautan berita, gambar meme bermuatan kampanye yang menunjukkan keunggulan […]

0 0

FILSAFATKEBUDAYAANNARASIREFLEKSI

Memperebutkan Allah sebagai legitimasi Amanah Rakyat

Invocatio Dei dalam makna kesalehan merujuk pada sikap batin “yang memanggil” Allah untuk menjadi dasar, penyelenggara dan tujuan hidup si penghayat doa/kesalehan. Dalam dunia politik, invocatio dei merupakan prinsip yang memberi rujukan pada Allah dalam konstitusi, dimana Konstitusi didasarkan “atas nama” Allah.   Dalam pembukaan konstitusi kita tertulis “atas berkat Rahmat Allah yang maha kuasa............................maka Bangsa […]

0 2

DISKUSIFILSAFATMITRA KARYANARASI

Tanpa kedaulatan ekonomi, Kemajuan Indonesia hanya utopia

Telah 70 tahun bangsa Indonesia menikmati kebebasan dari penjajahan bangsa asing, dan selama kurun waktu itu pula Indonesia terus berusaha memajukan diri sebagai bangsa yang merdeka. Pemerintah terus berjuang mengembangkan berbagai sektor khususnya sektor ekonomi demi tercapainya kesejahteraan bersama.   Namun, patut kita  cermati sesungguhnya apa yang telah diraih bangsa ini selama kurun waktu tersebut. […]

0 1

AKSIDISKUSIPERSONAREFLEKSI

Kornelius : Kemerdekaan katanya bawa keadilan sosial

Keadilan sosial adalah salah satu tujuan utama bangsa Indonesia. Hal ini sudah dicetuskan oleh nenek moyang kita yang dulu pernah dijajah bangsa lain. Tentunya keadilan sangat dirindukan pada waktu itu, sehingga mereka bejuang mati-matian untuk menyatakan kemerdekaan. Pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa kita bangsa Indonesia sudah dinyatakan merdeka. Ideologi bangsa Indonesia dicetuskan pada Pancasila. […]

0 0
Korupsi

DISKUSIFILSAFATNARASITEKNOLOGI

Korupsi E-KTP : Nasihat Agamben Untuk Para Bandit

MUNCULNYA deretan ‘nama besar’ yang diduga mengambil bagian dalam konspirasi busuk proyek bodong E-KTP tidak pelak menyebabkan timbulnya banyak tanda tanya bagi demokrasi kita. Korupsi berjamaah dalam proyek pengadaan E-KTP yang menyeret nama banyak pejabat negara eksekutif dan legislatif, juga swasta, membuat ramai perbincangan publik akhir-akhir ini.   Apalagi, ‘nama-nama besar’ yang disebut-sebut itu juga sangat […]

0 2