HomeAKSISekolah Analisa Sosial : Membuka Ruang Partisipasi & Keterlibatan Sosial Orang Muda

Sekolah Analisa Sosial : Membuka Ruang Partisipasi & Keterlibatan Sosial Orang Muda

AKSI IDE NERA TV KOMUNITAS LIPUTAN MITRA KARYA 0 0 likes 621 views

Nera Academia kembali menggelar Sekolah Analisa Sosial  (ANSOS) pada tanggal 12 agustus -10 september 2017. Ini merupakan tahun ke dua Nera Academia melaksanakan Sekolah Ansos. Tahun 2016 lalu, kegiatan yang sama dikuti duapuluh partisipan dari berbagai kampus dan komunitas orang muda di Surabaya.

 

Ria Tekat, Kordinator Biro Pengembangan Kapasitas Nera Academia; mengatakan bahwa Sekolah Ansos adalah kontribusi Nera Academia kepada kaum muda khususnya mahasiswa dan aktivis sosial. Nera Academia mau menyiapkan ekosistem belajar, agar orang muda secara bersama-sama memampukan diri dan komunitasnya sehingga berdampak baik bagi sesama.

“Kami merasa perlu terlibat dalam pendampingan kaum muda. Kegiatan diskusi dan  pengembangan wacana kritis sudah semakin langka di kampus-kampus. Padahal diskusi dan ruang berpikir kritis sungguh perlu bagi orang muda yang merupakan ironstock” kata Ria Tekat.

Kegiatan diskusi dan wacana kritis yang semakin jarang membuat orang muda jauh dari situasi sosial kemasyarakatan.  Orang muda yang terlibat langsung dalam dinamika sosial kemasyarakatan  pun semakin sedikit. Gap inilah yang diisi oleh Nera Academia melalui Sekolah Ansos. Menurut Ria, memampukan orang muda berdialog, berdiskusi, berjumpa dan berpikir secara kritis, adalah  cara mendorong dan mempersiapkan mereka untuk terlibat bersama masyarakat.

Ria Tekat

Ria Tekat/FB : Ria Tekat , IG : @riatekat, Kordinator Biro Pengembangan Kapasitas Nera Academia. Foto : Ide Nera

“Persolan seperti kesertaraan gender, kebebasan berserikat/beragama dan kesenjangan ekonomi jadi bahan yang jarang dibahas oleh orang muda di kampus-kampus. Dalam proses Sekolah Ansos nanti, partisipan akan dikenalkan dengan realitas-realitas ini” lanjut Ria.

BACA JUGA :   Mural : Antara Seni dan Makna yang Tak Pernah Habis

Nera Academia, melalui Sekolah Ansos II juga hendak menyatakan bahwa analisa sosial dibutuhkan oleh siapapun terlepas dari latar belakang akademis dan pekerjaan.  Ansos sejatinya merupakan kapasitas dasar  yang melengkapi kemampuan akademis seseorang, karena belajar dengan Ansos seseorang mengasah kemampuan melihat, menimbang dan merumuskan tindakan sosial.

“ Belajar Ansos dapat membantu seseorang mampu melihat persoalan sosial jauh lebih dalam, sehingga dapat terlibat dan turun tangan bersama masyarakat menyelesaikan persoalan sesuai dengan kapasitas dan wilayah pengaruhnya.” kata guru fisika sekolah swasta di Surabaya ini.

Natalia Pulo,  Manager Program Sekolah Ansos 2017;  juga menyampaikan bahwa Sekolah Ansos II ini telah dipersiapkan dengan matang sejak awal tahun. Perubahan metode, model dan materi merupakan hasil evaluasi pelaksanan Sekolah Ansos tahun 2016.

BACA JUGA :   Mahasiswa UKDC Surabaya: Kami Belajar dan Mengabdi Bagi Masyarakat

“ Sekolah Ansos II ini dirancang dengan model kelas dan studi lapangan. Untuk kelas akan secara marathon diselenggarakan setiap akhir pekan selama satu setengah bulan”.

Natalia Pulo/FB: Natallya Timur, Manager Program Sekolah Ansos 2017; Mahasiswa Fakultas Ekonomi Manjemen Unitomo Surabaya. Foto: Idenera

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Manjemen Unitomo Surabaya ini menjelaskan bahwa dengan durasi waktu yang lebih panjang, partisipan akan lebih leluasa memperdalam materi yang diberikan fasilitator dengan diskusi terfokus maupun informal meeting. Partisipan juga dapat lebih leluasa berkunjung ke tempat studi lapangan untuk berdialog dengan masyarakat.

“Tantangannya memang berat bagi partisiapan tahun ini, karena mereka diajak untuk berproses selama enam akhir pekan. Namun dari hasil wawancara, mereka  bersemangat dan berkomitmen.  Bahkan ada yang datang jauh-jauh dari Riau dan Malang, hanya mau ikut belajar. Itu juga yang membuat Nera Academia yakin dengan proses tahun ini” ungkap Natalia

Pada tahun ini, Sekolah Ansos dikuti 20 partisipan yang sudah diverifikasi melalaui wawancara oleh tim rekrutmen Nera Academia. Partisipan datang dari berbagai latar belakang profesi, kampus, agama dan etnis.  Nera Academia, dalam pelaksanaan Sekolah Ansos II didukung oleh Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala, PPM Surabaya, Prajurit Pelangi Surabaya, Komunitas Tambak Bayan dan Penghayat Sapta Dharma.

BACA JUGA :   Kenduri Lingkungan: Lestari Kendengku, Lestari Indonesiaku
Please share,