HomeAKSI

AKSI

KEBUDAYAANKOMUNITASPERSONAREFLEKSI

Uci Shintia : Toleransi Masih Ada, Walaupun Kita Tersakiti

Beberapa hari setelah kejadian bom bunuh diri yang memberikan sebuah catatan merah kota Surabaya. Jumat sore (18/05), Komunitas Pecinta Pancasila mengikuti kegiatan Suroboyo Guyub Rukun di GKI Surabaya, tepatnya di Jalan Diponegoro. Kegiatan ini dihadiri  107  organisasi dan komunitas yang ada di Surabaya. Aku beserta adik-adik mewakili Komunitas Pecinta Pancasila. Sebelum aku menaruh sepedaku di […]

0 0 114

AKSIKOMUNITASMITRA KARYAWARGA

Lewat ‘Surabaya Wani’, Pemuda-Pemudi Surabaya Bersama Memaknai Bhineka

Idenera─ Senin (14/05), Pemuda-pemudi dari berbagai kalangan dalam sehari bertemu dan berbincang di Sekretariat Sanggar Merah Merdeka, Gereja SMTB (Santa Maria Tak Bercela), dan Sanggar Sapta Dharma, dalam rangka aksi damai untuk mempererat kembali jalinan kasih antar sesama manusia tanpa memandang SARA. ‘Surabaya Wani’ disepakati sebagai nama gerakan pemuda-pemudi dari berbagai kalangan yang peduli Surabaya. […]

0 0 162

AKSIKOMUNITASMITRA KARYAWARGA

Bom Surabaya : Ampunilah Para Pelaku, Karena Mereka Juga Menjadi Korban Seperti Kita

Minggu (13 Mei 2018),  warga Kota Surabaya dikejutkan dengan tiga serangan bom bunuh diri. Bom bunuh diri menyasar Gereja Katolik St. Maria Surabaya, GKI  Diponegoro dan Gereja Pentakosta Jl. Arjuna Surabaya. Ledakan di tiga gereja ini terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan. Korbanpun berjatuhan, sampai senin (14 mei 2018) sudah 13 orang meninggal dan 43 […]

0 0 568

AKSIKOMUNITASMITRA KARYA

GEMA Surabaya : Belajar bersama untuk membangun kampung halaman

Generasi Muda Adonara (GEMA) Surabaya kembali menggelar Kaderisasi Lanjutan (KELAK) pada tanggal 4-6 Mei 2018 bertempat di Bumi Perkemahan LANUD-AL-Juanda. KELAK merupakan pelatihan tahap kedua yang dilakukan GEMA Surabaya untuk mempersiapkan kader-kadernya melanjutkan roda organisasi, dan terlibat langsung dalam dalam menyelesaikan masalah social kemasyarakatan. GEMA-Surabaya Sendiri merupakan organisasi daerah yang menghimpun orang-orang muda asal Pulau […]

0 0 116

AKSIKOMUNITASLIPUTANMITRA KARYA

Rembuk Perjumpaan Tionghoa Indonesia di Kaki Gunung Penanggungan

Pada hari Jumat 27 April 2018, aktivis dari beberapa kota di pulau Jawa memulai perjalanan mereka menuju ke kegiatan “rembug kerja” di Ubaya Training Center, Trawas. Sebagian besar dari para aktivis datang dari Surabaya, tapi ada juga yang dari Jombang, Malang, Solo, Jogja, dan bahkan ada yang berencana untuk datang dari Jakarta tapi kemudian berhalangan […]

0 0 353

KOMUNITASLIPUTANMITRA KARYAWARGA

Kelas Tunas Nera Academia : Semangat Kartini di Rusun Jemundo

Bertempat di halaman Rumah Susun (Rusun)   Kompleks Pasar Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo,  Kelas Tunas Nera Academia  merayakan Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada hari Sabtu, 21 April 2018.  Bersama anak-anak penghuni Rusun, selama dua hari Relawan Kelas Tunas Nera Academia mencoba menghidupkan semangat dan nilai-nilai yang diperjuangkan Pahlawan Perempuan kelahiran Jepara ini. Hanun Nurrahma, Kordinator Kelas […]

0 3 218

AKSILIPUTANMITRA KARYA

Kelas Tunas Cepu : Belajar Habitus Baru Tentang Menghargai, Menghormati  dan  Mendengarkan

Kelas Tunas Nera Academia untuk kedua kalinya berkolaborasi dengan SMPK St. Louis Cepu. Kolaborasi kegiatan  Character Building ini merupakan lanjutan program tahun 2017 dengan peserta yang berbeda.  Kegiatan Character Building Kelas Tunas SMPK St. Louis Cepu kali ini berlangsung  selama tiga hari, dari tanggal 11 sampai Jumat, 13 April 2018.  Kegiatan dilaksanakan di Wahana Edukasi […]

0 4 411

BUKUKEBUDAYAANWARGA

Michael Andrew : Kegalauan Identitas Pemuda Tionghoa-Indonesia

Pada tahun 2012 saya pertama kali pergi ke negeri jiran yakni Malaysia. Kala itu saya sedang liburan bersama dengan keluarga. Ada pengalaman unik pada waktu turun dari pesawat lalu masuk ke ruang klaim bagasi untuk ambil koper kami. Berbagai pegawai bandara yang notabene orang-orang Melayu mengajak saya dan keluarga berbicara dalam bahasa Inggris. Akan tetapi, […]

0 1 86

BUKUKEBUDAYAANREFLEKSIWARGA

Adven Sarbani : Jadi China Itu Biasa Saja, Apa yang Istimewa ?

Interaksi intensif dan inspiratif saya dengan dulur-dulur keturunan suku China berlangsung ketika SMA. Di Yogyakarta, khususnya di kampung saya, keturunan China sepertinya dipandang beda. Saya ingat, ketika masih Sekolah Dasar ada satu keluarga China dengan tiga anak seusia saya masuk dan tinggal di kampung saya. Namun, saya dan teman-teman tak pernah menjadikan anak-anak China itu […]

0 1 105

BUKUDISKUSIKEBUDAYAANMITRA KARYANARASI

Dibalik terbitnya buku “Ada Aku di Antara Tionghoa dan Indonesia”, Aku berlutut di hadapan Cino Suroboyo

Ceritanya kira-kira begini. Ketika sentimen anti Tionghoa menguat lagi dengan munculnya sosok Ahok, 3-4 tahun lalu, aku mulai membaca beberapa literatur. Tujuannya, menemukan penyebab kebencian yang tertanam dalam diri non-tionghoa, dalam konteks personal diriku; Islam-Jawa. Aku terperanjat saat menemukan catatan historis penuh kekelaman yang menimpa etnis Tionghoa, "Betapa beratnya menjadi Tionghoa di Indonesia. Ndak kuat […]

0 0 319

DISKUSIFILMKOMUNITASLIPUTAN

Sebuah refleksi tentang film Wage : Pahlawan tanpa pedang dan senapan

Saya selalu tertarik pada sosok-sosok inspiratif yang memperjuangkan nilai tertentu dengan gigih, sampai menghasilkan buah baik bagi orang banyak. Lincoln, Mother Theresa, Kartin, Tan Malaka, Soekarno, Pramoedya Ananta Toer, Chairil Anwar dan masih banyak lagi tokoh yang pernah saya baca biografi maupun auto-biografinya. Tentu saja masing-masing mereka punya kisah heroik yang mengundang decak kagum dan […]

0 0 98
Undangan Menulis Esai

AKSIFILSAFATKOMUNITASMITRA KARYA

Undangan menulis esai : Membongkar Rezim Fanatisme

Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS)  kembali mengadakan Simposium Nasional. Pada Simposium Nasional ke VI ini, panitia mengangkat tema “ Membongkar Rezim Fanatisme”. Simposium nasional ini merupakan agenda tahunan Fakultas Filsafat UKWM Surabaya. “Semakin hari rasionalitas semakin dipinggirkan, sebagai gantinya fanatisme terhadap identitas suku, agama, ras, ideologi menjadi lebih dominan. Itulah yang jadi […]

0 0 589

FILSAFATPERSONAREFLEKSISEJARAH

Driyarkara : Mengkritik, mengoreksi dan memperbaiki sosialitas preman

Soe Hok Gie memberikan julukan "filsuf dalam arti sebenarnya" padanya. "Dia selalu meragukan postulat, bertanya, menggugat segala bidang, termasuk tentang dirinya sendiri. Tetapi, dari segala keraguan itu dia susun kembali satu-satu dan sederhana, sampai tercipta kepastian-kepastian kecil " begitulah  Gie menggambarkan sosok Driyarkara yang dikaguminya. Prof. Dr. Nicolaus Driyarkara SJ,  lahir di Kedunggubah, Kaligesing, Purworejo, […]

0 3 395

DISKUSIKOMUNITASLINGKUNGANLIPUTANMITRA KARYA

Neratalk : Agama di Indonesia kehilangan sensitifitas sosial

Nera Academia kembali menggelar Neratalk,  sebuah program diskusi populer yang dilaksanakan secara rutin dalam setiap bulan. Judul Neratalk kali ini adalah "Beragama di Indonesia" yang merupakan sub judul dari Neratalk 2018 " Indonesia Yang Disempurnakan".  Kegiatan diskusi populer yang sudah berjalan selama tiga tahun ini tetap memilih Warung Mbah Cokro di Jalan Prapen sebagai tempat […]

0 7 745