Kenapa Kami Menerbitkan Buku Merawat Ingatan Merajut Kemanusiaan?
Guru : Berubah atau Ditinggal
Pesan Am Siki untuk (calon) Pembunuh
Menjadi Oposisi Sepenuh Hati
Nanti Tuhan Tolong (NTT) Selamatkan Komodo
Menjadi Merdeka di Tengah Pandemi
Tolstoy Mengampuni Tuhan
“G30S”, Sejarah Si(apa)?
NKRI HARGA MATI

AKSIBUKUKOMUNITAS

Kenapa Kami Menerbitkan Buku Merawat Ingatan Merajut Kemanusiaan?

Buku Merawat Ingatan Merajut Kemanusiaan merupakan kumpulan refleksi, narasi dan cerita seputar serangan bom yang terjadi di Surabaya setahun silam (13/05/2018). Penulis buku ini sangat beragam. Ada refleksi dari korban yang terkena dampak langsung dan juga dari warga Surabaya yang tidak menyangka teroris menyasar kotanya. Juga tulisan dari warga Indonesia, dalam maupun luar negeri yang […]

0 6

DISKUSINARASIREFLEKSI

Guru : Berubah atau Ditinggal

Menjadi guru saat ini berbeda dengan menjadi guru dua puluh tahun lalu. Guru dua puluh tahun lalu menjadi sumber informasi utama selain buku. Perannya begitu dominan terhadap informasi yang diterima siswa. Pembelajaran di kelas berpusat pada guru (teacher centre). Saat ini, keadaannya tidak lagi demikian. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi. Selain buku mudah […]

0 0

BUKUREFLEKSISASTRA

Pesan Am Siki untuk (calon) Pembunuh

“Jangan dibunuh, sekalipun orang itu jahat. Ingat? Jangan diperkosa, sekalipun itu kuda. Ulangi!. Ini pesan Am Siki kepada Siprianus Portakes Oetimu  yang kelak jadi Sersan Ipi dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix Nesi. Pesan Am Siki ini rasanya sungguh rumit bagi Polisi Ipi. Ia akan sering berhadapan dengan pembunuh, penjahat kelas teri dan kakap, pencuri, […]

0 0

BUKUFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Menjadi Oposisi Sepenuh Hati

Tidak banyak orang mau mempertaruhkan hidupnya, apalagi bila pertaruhan itu hanya menyangkut hal yang dianggap remeh dalam hidup atau sesuatu yang masih dapat dikompromikan atau digantikan dengan yang lain.  Sebaliknya, sebagian orang yang lain mau mempertaruhkan hidupnya karena beberapa hal diyakini sebagai hidup itu sendiri, misalnya kebebasan, kemerdekaan, kemewahan, kebahagiaan, keluarga, dsb. Tema tentang pertaruhan […]

0 0

LINGKUNGANNARASIWARGA

Nanti Tuhan Tolong (NTT) Selamatkan Komodo

Sedih dan jengkel lihat foto yang di-posting @KawanBaikKomodo di twitter. Foto itu menujukan seekor komodo berhadapan dengan truk pengangkut material proyek bangunan Wisata Jurassic Park di Pulau Rinca, yang menjadi habitat asli komodo. Mungkin pertama kali dalam sejarah hidupnya, Komodo berhadap-hadapan dengan truk. Entah dia kaget atau terkesima. Atau mungkin membayangkan hewan raksasa baru yang […]

0 0

FILSAFATKEBUDAYAANNARASISEJARAH

Menjadi Merdeka di Tengah Pandemi

"Kita Belum Merdeka" (Kompas, 17/9/2020). Demikian ungkapan dari seorang rohaniwan Katolik yang 75 tahun silam masih berumur 11 tahun, atau seusia anak sekolah dasar. Melalui ungkapan itu, ingin ditunjukkan bahwa NKRI ternyata perlu tetap diperjuangkan untuk menjadi bangsa yang 100% bebas dari imajinasi kolonial. Hal itu berarti proyek kebangsaan yang telah dimulai sebelum kemerdekaan diproklamasikan, […]

0 0

FILSAFATNARASIREFLEKSI

Tolstoy Mengampuni Tuhan

Mengampuni. Kata yang mudah diucapkan, tetapi pelaksanaannya merangkum semua sejarah kemanusiaan, alias pelaksanaannya tidak semudah pengucapannya. Uniknya, pengampunan ini, apabila dilepaskan dari sentimen yang mungkin muncul atas istilah tersebut, adalah konsekuensi dari logika etis, atau konsep tindakan-baik tertentu yang diyakini oleh sebagian masyarakat. Saya katakan sebagai konsekuensi dari logika etis dengan merujuk pada dialog antara […]

0 0

KEBUDAYAANNARASISEJARAH

“G30S”, Sejarah Si(apa)?

Apa yang membuat “G30S” selalu fenomenal dalam konteks historis di Indonesia? Sejarah siapa yang sesungguhnya direpresentasikan di sana? Dan, yang tak kalah menarik, pelajaran sejarah macam apa yang dapat diambil dari padanya? Pernyataan Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo bahwa dirinya dimutasi sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) periode 2015-2017 lantaran telah menginstruksikan seluruh jajaran TNI untuk […]

0 0

PUISIREFLEKSISASTRA

NKRI HARGA MATI

Bapakku sulit kerjaKe sana ke mari diusirMenyakiti bapak adalah bolehMeludahi muka bapak tidak ditangkap HeranKenapa bapak tak melawan?Sakit hatiku kalau bapak diamSeperti menerima semua tikamanMendekap kami sambil bersenandungSenyumKepedihan itu ditelan bulat-bulatSendiri Ibu tak kalah meranaDiteriaki jalang dilempari batuIbu tak rela kami sedihKami tak boleh melihat penyiksaan ini Siang malam datang tentara bertanyaPagi sore polisi curiga […]

0 0

AKSIKOMUNITASLINGKUNGANREFLEKSI

Dokumen Vatikan Tentang Ekologi Integral : Menjaga Alam Ciptaan Adalah Tanggung Jawab Setiap Orang

Beberapa Dikasteri Vatikan bekerja sama untuk menerbitkan sebuah dokumen berjudul “Melangkah untuk merawat rumah bersama”, yang menawarkan panduan bagi semua orang Kristen tentang bagaimana menjaga hubungan yang sehat dengan Ciptaan. Pada Kamis 18 Juni 2020, Vatikan telah menerbitkan sebuah dokumen yang menawarkan panduan kepada umat Katolik, dan semua orang Kristen, tentang hubungan kita dengan Ciptaan […]

0 0

KEBUDAYAANNARASISASTRA

Mencuci Piring di Hari yang Panjang

Saya seringkali keliru menangkap maksud dari suatu pertanyaan atau pernyataan, sama seringnya dengan kelirunya jawaban atau tanggapan yang saya berikan untuk hal itu. Beberapa hari yang lalu, ketika berkunjung ke rumah seorang kawan, saya mengalami hal itu. Kawan saya mengundang beberapa kawan untuk acara syukuran sederhana di rumah kontrakannya yang baru. Beberapa kawan saya kenal, […]

0 0

AKSIKOMUNITASMITRA KARYA

Gotong Royong “Fundraising dan Open Donation” bersama Kelas Tunas Jemundo

Sejak akhir April 2020 lalu, pendampingan belajar bagi adik-adik penyintas tragedi Sampang yang telah berlangsung 5 tahun oleh Kelas Tunas Nera Academia diputuskan berhenti. Pendemi Covid-19, membuat relawan Kelas Tunas dan Nera Academia meliburkan semua kegiatan. Dengan berakhirnya PSBB, pendampingan belajar di Jemundo kembali dilanjutkan. Untuk itu, semua kegiatan pendampingan harus sesuai dengan protokol kesehatan […]

0 1