Kenapa Kami Menerbitkan Buku Merawat Ingatan Merajut Kemanusiaan?
Covid-19: Saling Potong Tanpa Gotong Royong
Buddha Tzu Chi, Perempuan dan Gereja
Melawan Setan Bermata Runcing
Apatis Membunuhmu
AJI dan PPMI Surabaya Mengajak Pers Mahasiswa Belajar Jurnalistik
LOGIKA SESAT “AGAMA KELAS 2”
Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua Orang
Modernitas dan Pendidikan Tanpa Alternatif

AKSIBUKUKOMUNITAS

Kenapa Kami Menerbitkan Buku Merawat Ingatan Merajut Kemanusiaan?

Buku Merawat Ingatan Merajut Kemanusiaan merupakan kumpulan refleksi, narasi dan cerita seputar serangan bom yang terjadi di Surabaya setahun silam (13/05/2018). Penulis buku ini sangat beragam. Ada refleksi dari korban yang terkena dampak langsung dan juga dari warga Surabaya yang tidak menyangka teroris menyasar kotanya. Juga tulisan dari warga Indonesia, dalam maupun luar negeri yang […]

0 4

KEBUDAYAANNARASIREFLEKSI

Covid-19: Saling Potong Tanpa Gotong Royong

Belum ada satu pun pemerintah, baik pusat dan daerah yang mampu memenuhi kewajiban konstitusionalnya dalam konteks UU no 06 tahun 2018 tentang Kedaruratan Kesehatan. Negara dan daerah sama-sama takut memenuhi kewajibannya, seandainya Karantina Wilayah ditetapkan. Dalam UU tersebut jelas disebutkan tanggungjawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan dan kesehatan selama masa Karantina Wilayah. Disini persoalan ketersediaan […]

0 0

AKSIKOMUNITASPERSONA

Buddha Tzu Chi, Perempuan dan Gereja

Master Cheng Yen, pendiri Buddha Tzu Chi mulanya prihatin dengan kondisi kemiskinan dan penyakit di negerinya. Situasi itu menyentuh hatinya sungguh. Sebagai seorang perempuan yang memilih jalan hidup sebagai biksuni, ia berpikir keras menjawab masalah itu. Suatu ketika ia bersua dengan 3 suster Katolik dari Sekolah Menengah Hualien di Taiwan sana. Para perempuan itu pun […]

0 0

AKSIBUKUKOMUNITAS

Melawan Setan Bermata Runcing

‘Melawan Setan Bermata Runcing’ adalah judul buku terbitan Sokola Institute. Buku ini selain menceritakan pengalaman Sokola, juga berisi cerita para relawan mengembangkan pendidikan alternatif di pedalaman Indonesia. Bertempat di Aula RRI Jember, Jumat (07/02/2020),   pegiat pendidikan dari berbagai komunitas berkumpul untuk mendengarkan langsung cerita dari pendiri Sokola Institute dan para penulis buku ini.   Buku […]

0 1

KEBUDAYAANNARASI

Apatis Membunuhmu

Sebelum Virus Corona menghebohkan dan membuat panik hingga membunuh ratusan orang. Kira-kira apa yang sebenernya marak terjadi? Barangkali salah satunya adalah sikap Apatis. Ya, sikap apatis pada perilaku masyarakat Wuhan yang biasa makan kuliner ekstrem. Entahlah bagaimana pengawasannya dari pihak dinas kesehatan terkait disana. Entah bagaimana seandainya, perilaku konsumsi makanan ekstrem itu diawasi lebih ketat. […]

0 1
Kelas Bersama AJI Surabaya

AKSIKOMUNITASMITRA KARYA

AJI dan PPMI Surabaya Mengajak Pers Mahasiswa Belajar Jurnalistik

AJI Surabaya dan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia) Kota Surabaya mengadakan Ruang Belajar Jurnalistik untuk Jurnalis Pers Mahasiswa di Surabaya. Kegiatan ini diikuti 14 Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) dari beberapa kampus di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Pekan pertama kegiatan ini diselenggarakan di C20, Sabtu 8 februari 2020. Ruang Belajar ini diselengarakan selama tiga bulan dengan […]

0 1

KEBUDAYAANNARASIREFLEKSI

LOGIKA SESAT “AGAMA KELAS 2”

Menuliskan ini, agar semua orang belajar sejarah secara utuh dan tidak sombong parah, lalu akhirnya membuat kita terpecah belah. Logika sesat yang kerap diumbar. Seolah negara ini merdeka hanya karena umat Islam, lalu menganggap yang beragama lain itu sampah. Numpang alias ngontrak pada mayoritas. Lucunya, kalau seandainya rekaman viral kunjungan GP Ansor Sumut itu betul, […]

0 0

DISKUSIKEBUDAYAANNARASI

Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua Orang

Tema Natal Bersama tahun ini antara Persekutuan Gereja - gereja di Indonesia bersama Konferensi Wali gereja Indonesia sungguh menggelitik sekaligus ajang melakukan otokritik. Hidup sebagai sahabat bagi semua orang. Catat, bagi semua orang. Bukan hanya bagi Orang Katolik saja, atau hanya bagi sesama Protestan saja. Kekristenan menemukan puncaknya pada kasih dan persahabatan dengan semua orang, […]

0 0
Kelas Tunas Nera Academia

DISKUSIFILSAFATNARASI

Modernitas dan Pendidikan Tanpa Alternatif

Modernisme tercatat berunjuk gigi pada abad ke-17 sebagai sebuah gerakan yang berupaya mengakomodasi semangat humanisme. Demi, untuk meminjam pemikiran Foucault, mitos memanusiakan manusia, seperti seorang tukang cukur, modernisme getol untuk mengupayakan segala tertib dan kerapian. Ia sama sekali tak menghendaki adanya ekspresi yang urakan dan terkesan natural. Segala sesuatunya mestilah terukur dan untuk itulah diperlukan […]

0 2

FILSAFATKEBUDAYAANREFLEKSI

Hanya Orang Telanjang?

Pernyataan atau pertanyaan anak-anak cukup sering membuat orang-orang berusia dewasa terkejut, bahkan orang tuanya sendiri. Mulai dari pernyataan polosnya tentang rasa jajanan yang dihidangkan oleh tuan rumah ketika orang tua bertamu, hingga pertanyaan polosnya tentang Tuhan yang tidak semua orang dapat menjawab dengan cukup jelas. Anak-anak seolah tidak peduli dengan semua basa-basi atau narasi besar […]

0 1

KEBUDAYAANNARASIREFLEKSISEJARAH

Mahapralaya: Seputar Wayang, Gempa dan Tsunami

Masa lalu sebenarnya tak pernah berlalu. Ia tetap kita denyutkan, deraskan, berjalin-kelindan dengan masa sekarang. Berbagai seni yang orang pahami sebagai seni tradisional sebenarnya adalah sebentuk cara orang-orang nusantara dalam mengenang masa lalunya, meski terkadang hal itu disampaikan dengan berbagai perlambang. Beberapa hari yang lalu tengah ramai orang membicarakan potensi gempa megathrust berskala 8,8 SR […]

0 2

AKSIKOMUNITASMITRA KARYA

AJI Surabaya Mengecam Deportasi Yuli Ristawati oleh Otoritas Hongkong

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya mengecam keras deportasi yang dilakukan pemerintah Hong Kong terhadap Yuli Riswati, buruh migran cum jurnalis warga. Sebelum dideportasi, pemerintah Hong Kong melalui imigrasi menjebloskan Yuli ke tahanan Castle Peak Bay Immigration Centre (CIC) selama 28 hari. Penahanan yang kemudian berujung deportasi ini diduga dilakukan pemerintah Hong Kong karena aktivitas jurnalistik […]

0 0

KEBUDAYAANNARASIREFLEKSI

Yang Dilupakan Nadim Makarim dalam Pidatonya

Percakapan media sosial kita beberapa hari lalu ramai membicarakan tentang peringatan hari Guru Nasional. Hal itu tidak lepas dari viralnya isi pidato menteri pendidikan kita, Nadim Anwar Makarim. Banyak orang memuji isi video itu, sehingga dengan cepat, vidio itu menjadi viral di berbagai kanal media sosial. Dalam pidatonya itu, Nadim banyak berbicara tentang kondisi Guru […]

0 6