HomePuisi

Puisi

PUISISASTRA

Suatu Pagi di Musim Semi

Pagi hari di musim semi aku menyusur jalan-jalan sepi Di perempatan aku belok kiri Menatap tembok-tembok bertuliskan satu imaji “Realitas yang mengimitasi seni” Oh, Tuhan semesta alam Aku bayangkan segala pekerjaanMu Percaya Kau berbuat semua itu aku menangis tersedu-sedu melihatread more

0 0 53

PUISISASTRA

Sebelum Pagi

Burung hantu berkawan sunyiBerburu bintang di pekat bulu mata Sang MalamMenjelajah ruang-ruang gelapDi balik pendar sayap cahaya Rembulan patah dikoyak derap tapal sepatu kudatuli dirobek desing logam membisingburung-burung jatuh matihantu-hantunya melayang tak takut lagi O, terang Minerva!Menjelmalah kuku menembus lorongread more

0 0 52

PUISIREFLEKSISASTRA

NKRI HARGA MATI

Bapakku sulit kerjaKe sana ke mari diusirMenyakiti bapak adalah bolehMeludahi muka bapak tidak ditangkap HeranKenapa bapak tak melawan?Sakit hatiku kalau bapak diamSeperti menerima semua tikamanMendekap kami sambil bersenandungSenyumKepedihan itu ditelan bulat-bulatSendiri Ibu tak kalah meranaDiteriaki jalang dilempari batuIbu tak relaread more

0 0 111

PUISISASTRA

Lena & Putih

Lena Lena ini datang lagiKarena kita mengundangnya Kau turut menyeretTapi mengkhianatinyaBunga kau tanamKau hempas jugaMengelusnya lalu kau injak-injak Aku terpojokLena merayukuMengecup leher dada dan kelaminku Mengapa kita tak buta saja?Atau tuli saja?Agar lena ituSejenak menimang kita Malah kau suruh akuMenganggapread more

0 1 219

PUISISASTRA

MARI KUBUNUH KAU

Kamu  Iya, Kamu Kamu Kau ke sini atau aku yang mendatangimu? Apapun, ini yang pasti terjadi : Ini batu-­batu untuk merajam kau Nanti seluruh badanmu akan hancur kena hujaman bebatu Selain batu, kutambah bara biar makin banyak dan mudah lukaread more

0 0 517