SASTRA

PUISISASTRA

Suatu Pagi di Musim Semi

Pagi hari di musim semi aku menyusur jalan-jalan sepi Di perempatan aku belok kiri Menatap tembok-tembok bertuliskan satu imaji “Realitas yang mengimitasi seni” Oh, Tuhan semesta alam Aku bayangkan segala pekerjaanMu Percaya Kau berbuat semua itu aku menangis tersedu-sedu melihat kejahatan melenggang atas nama Mu Di atas bulir-bulir padi dan gandum Di atas tanah-tanah yang […]

0 0

CERITA PENDEKSASTRA

Ceritaku Bareng Abang Ojol

            “Aku pulang dulu, ya. Kapan-kapan aku main lagi kesini,” ucapku kepada Erikson teman baikku dari SMA.             Namaku Acha Hallatu. Dari SMA sampai sekarang aku kuliah, aku selalu bergantung sama aplikasi Go-jek. Kemana-mana selalu diantar driver ojol. Karna Mamaku enggak ngasih aku mengendarai sepeda motor. Takut nabrak dan ditabrak, kata Mamaku.             Hari itu […]

0 0

PUISISASTRA

Sebelum Pagi

Burung hantu berkawan sunyiBerburu bintang di pekat bulu mata Sang MalamMenjelajah ruang-ruang gelapDi balik pendar sayap cahaya Rembulan patah dikoyak derap tapal sepatu kudatuli dirobek desing logam membisingburung-burung jatuh matihantu-hantunya melayang tak takut lagi O, terang Minerva!Menjelmalah kuku menembus lorong gelapMata Sang Malam dililit sepiMeledak senyap bintang-bintang mati Jiwa Minerva tetap bernyala! ditikam padam terbit […]

0 0

BUKUDISKUSIPUISISASTRA

Selamat Datang di Neraka: Fakta Pahit yang Tak Terelakkan

Meski sudah diingatkan sedari halaman pertama untuk tidak baper, namun daging buku terbitan Boenga Ketjil ini justru mampu membuat siapapun bergidik dan emosi. Mengangkat isu pemerkosaan, “Neraka” hadir mewakili suara lirih dari korban yang mungkin enggan untuk kita dengar. Kumpulan puisi “Neraka” memaksa kita untuk berdiri pada sepatu korban. Buku racikan Andreas Wicaksono ini, berhasil […]

0 0

KEBUDAYAANNARASISASTRASEJARAH

Supersemar di Mata Sastrawan

Menarik bahwa dalam novelnya berjudul “Maya” (KPG, 2013), Ayu Utami membahas tentang Supersemar yang sampai kini masih menjadi misteri dalam dunia perpolitikan di Indonesia. Misterinya bukan hanya karena belum ditemukannya bukti otentik dari surat bersejarah itu. Tetapi, juga lantaran adanya kepercayaan yang mengisahkan bahwa surat yang asli telah hilang dan digantikan dengan batu mustika yang […]

0 0

CERITA PENDEKSASTRA

Cerita (Enggak) Lucu

Aku dan kamu sering mendengar kata-kata, don’t judge book by its cover. Sampai detik ini aku masih terngiang kata-kata itu. Sambil aku ketawa sendiri membayangkan kata-kata itu. Buatku kata-kata itu benar-benar relate banget sih sama kehidupan nyata kita masing-masing. Mungkin kamu sering atau minimal pernah diperlakukan tidak baik hanya karna penampilan luarmu. Ya, aku baru […]

0 0

CERITA PENDEKSASTRA

Pagi Jadi Pengasuh, Malam Jadi Pe-nulis

Tulisan ini ditulis pada malam hari saat aku udah kelar jadi pengasuh. Karna pagi hari aku jadi pengasuh dan malam hari aku jadi penulis. Aku merasa sedikit bingung, menganggap ini rutinitas atau apa? Tapi bagiku ini passionate. Sebuah gairah yang sampai detik ini enggak pernah luntur sih. Sebenarnya udah lama sih aku menyadari bahwa aku […]

0 0

CERITA PENDEKSASTRA

Ditulis Oleh (Bukan) Calon Tante

Tulisan ini ditulis saat pandemi mengusik ketenangan kita. Itu kenapa aku sedikit mengkhawatirkan keadaan kamu yang membaca tulisan ini. Kamu apa kabar? Semoga selalu dalam perlindungan Tuhan. Mungkin aku belum begitu familiar di telinga kamu tapi izinkanlah agar kita bisa saling sayang seperti pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang. Perkenalkan namaku Acha. Aku ingin […]

0 2

BUKUREFLEKSISASTRA

Pesan Am Siki untuk (calon) Pembunuh

“Jangan dibunuh, sekalipun orang itu jahat. Ingat? Jangan diperkosa, sekalipun itu kuda. Ulangi!. Ini pesan Am Siki kepada Siprianus Portakes Oetimu  yang kelak jadi Sersan Ipi dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix Nesi. Pesan Am Siki ini rasanya sungguh rumit bagi Polisi Ipi. Ia akan sering berhadapan dengan pembunuh, penjahat kelas teri dan kakap, pencuri, […]

0 0

PUISIREFLEKSISASTRA

NKRI HARGA MATI

Bapakku sulit kerjaKe sana ke mari diusirMenyakiti bapak adalah bolehMeludahi muka bapak tidak ditangkap HeranKenapa bapak tak melawan?Sakit hatiku kalau bapak diamSeperti menerima semua tikamanMendekap kami sambil bersenandungSenyumKepedihan itu ditelan bulat-bulatSendiri Ibu tak kalah meranaDiteriaki jalang dilempari batuIbu tak rela kami sedihKami tak boleh melihat penyiksaan ini Siang malam datang tentara bertanyaPagi sore polisi curiga […]

0 0

KEBUDAYAANNARASISASTRA

Mencuci Piring di Hari yang Panjang

Saya seringkali keliru menangkap maksud dari suatu pertanyaan atau pernyataan, sama seringnya dengan kelirunya jawaban atau tanggapan yang saya berikan untuk hal itu. Beberapa hari yang lalu, ketika berkunjung ke rumah seorang kawan, saya mengalami hal itu. Kawan saya mengundang beberapa kawan untuk acara syukuran sederhana di rumah kontrakannya yang baru. Beberapa kawan saya kenal, […]

0 0