HomeREFLEKSIDISKUSIAgnez Mo dan Hakim Agung Netizen

Agnez Mo dan Hakim Agung Netizen

DISKUSI NARASI REFLEKSI 0 2 likes 136 views

Agnez Monica baru bilang dia tidak berdarah Indonesia, semua heboh dan sok Indonesia. Tapi saat bersamaan, berapa dekade masyarakat kita memang tidak menganggap orang Tionghoa yang tumbuh besar di negeri ini sebagai orang Indonesia.

Soal ini sejarah mencatat banyak. Berapa banyak dulu rumah-rumah ditandai dengan kata PRIBUMI untuk menyelamatkan diri dari amuk massa yang rusuh. Berapa banyak tudingan kejam juga masih sering kita dengar dalam kontestasi politik.

Agnez Mo sendiri hanya menjelaskan asal-usul darahnya, gen yang dibawanya. Menjelaskan bagaimana sebagai bagian dari minoritas, Agnez sebaliknya merasakan juga didukung berkarir oleh sebagian yang lain termasuk dari mayoritas.

BACA JUGA :   Pancasila Sebagai Landasan Rasionalitas (Baru) Masyarakat Pascasekular

Soal perasaan dibedakan karena double minority, jangankan Agnez, bahkan itu sahabat Sunda Wiwitan yang asli nusantara saja kerap dibedakan. Di beberapa tempat lain, mulai dari warung sampai toko Roti, hingga bahkan sampai kuburan orang mati saja kerap terjadi pembedaaan yang dirasakan sama oleh Agnez.

Meski barangkali tak sepenuhnya tepat untuk Agnez mendeskripsikan soal apa itu darah Indonesia, faktanya penggalan videonya justeru banyak menyampaikan ke-Indonesiaan-nya. Kata “we” yang disampaikan saat membanggakan keragaman kultur Indonesia, jelas menegaskan ia tak menyangkal kewarganegaraannya.

Wawancara Agnez Mo dengan BUILD Series . Sumber Youtube

Kita yang baru teriak “Saya Indonesia”, atau yang sering teriak rasis “Situ China”, rasanya kok terlalu sombong kalau ikutan menghakimi penggalan video wawancara Agnez. Apalagi tak melihatnya utuh sebagai upaya mendeskripsikan identitas Agnez yang beragam. Lebih lagi upaya Agnez membanggakan keragaman Indonesia.

BACA JUGA :   Kritis itu Haram, Tugas Mahasiswa Itu Lulus Secepatnya

Selain kedangkalan memahami konteks. Cinta ini (pada kesombongan diri) memang kadang tak ada logika. Apalagi kalau Fadli Zon malah asyik komentar soal asal-usul (darah) Agnez ketimbang soal darah rakyat yang tumpah karena konflik agraria. Bikin logikaku pun lenyap seketika.

Nez, aku padamu negeri pokok e.

Please share,