HomePancasila

Pancasila

FILSAFATNARASIREFLEKSI

Gelagat: Antara Pancasila dan Kerangka Pikir Para Aparatur Negara

Seorang teman memutuskan untuk memeluk Islam. Ia telah bersyahadat sekitar tiga tahun lalu. Tentu, tak mudah menjalani apa yang saya sebut sebagai “orang ambang.” Di satu sisi, ia bukan lagi menjadi bagian dari umat agama sebelumnya, yang sudah pasti memuat konsekuensi tertentu. Tapi di sisi lain, ia tak sepenuhnya juga seorang yang diakui dan diterima […]

0 0

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Membongkar Keterkungkungan Penafsiran Agama dalam Pancasila

Penolakan Abu Bakar Ba’asyir untuk menandatangani kesetiaan pada ideologi Pancasila membuat pembebasan bersyaratnya ditinjau kembali. Fenomena ini menerbitkan refleksi yang mendasar tentang kedudukan Pancasila dan Agama. Bagaimana sesungguhnya kedudukan Pancasila dan Agama? Apakah Pancasila dan Agama bertentangan, sehingga apabila menyatakan setia pada yang satu harus meninggalkan yang lain? Jawaban dari pertanyaan ini tegas: Pancasila tidak […]

0 2

DISKUSILINGKUNGANREFLEKSI

Masihkah Agama Relevan?

Demi Agama Di Indonesia, kita sering mendengar kelompok-kelompok fanatik dan pembela agama tertentu. Kasus politik SARA, pembakaran masjid, penutupan gereja, kekerasan pada kaum LGBT, persekusi liar, sweeping dengan kekerasan, demo anarkis, dsb adalah segelintir kisah yang membawa nama Tuhan sebagai semangatnya. Alih-alih, agama dibela mentah-mentah, bahkan rela mati.   Paling konkret, sejumlah massa menutup paksa […]

0 0

DISKUSIKEBUDAYAANNARASIREFLEKSISEJARAH

Pemuda telah jadi pelopor pemersatu jauh sebelum Indonesia merdeka

“Jika jadi Hindu jangan jadi orang India, jika jadi Islam jangan jadi orang Arab, jika jadi Kristen jangan jadi orang Yahudi. Tetaplah jadi orang nusantara, dengan adat budaya nusantara yang kaya raya ini. Tetaplah bersatu padu membangun negeri ini tanpa pertumpahan darah.” Indonesia adalah negara kesatuan dengan kurang lebih 250 juta jiwa penduduk. Yang menempati […]

0 1

DISKUSIKEBUDAYAANMITRA KARYANARASI

Apa sebenarnya akar kekerasan kalangan terpelajar?

Melihat tayangan kekerasan yang dilakukan para pelajar di sebuah stasiun televisi membuat hati  tergelitik. Pasalnya, pelajar yang seharusnya belajar, kok perilakuya begitu jauh dari esensi dari seorang pelajar itu sendiri. Apalagi kekerasan itu dilakukan oleh siswa-siswa sebuah sekolah Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) atau oleh mahasiwa dari perguruan tinggi ternama. Hal ini jelas memalukan kalangan […]

0 0
Bendera Merah Putih,

DISKUSIFILSAFATNARASIREFLEKSI

Kaum Muda Memang Bukan Generasi Penerus Bangsa

Tepat pada tanggal 28 Oktober tahun 1928, para pemuda berkumpul untuk mengikrarkan sumpah mereka terhadap Bangsa Indonesia. Tercetusnya sumpah pemuda sebagai bukti bahwa pemuda mengambil peran penting dalam kehidupan berbangsa pada masa lalu. Tercatat bahwa terselenggaranya proklamasi kemerdekaan Indonesia juga tidak lepas dari peran kaum muda. Semangat yang berkobar-kobar dalam diri anak muda telah mengambil […]

0 6

FILSAFATKEBUDAYAANNARASIREFLEKSISEJARAH

Mahfud MD : Eggi Sudjana, Ormas, dan Konsep Trinitas

Saya tidak mendedikasikan tulisan ini kepada Eggi Sudjana secara khusus tetapi juga kepada semuanya saja, yang sekedar ingin tahu mengenai konsep Trinitas dalam kristen. Benarkah Umat Kristen menyembah Tiga Tuhan. Dan benarkah hal itu bertentangan dengan Pancasila Sila Pertama.   Saya tahu Eggi Sudjana sedang sangat sibuk. Sibuk mengklarifikasi. Tetapi semoga saja beliau mau meluangkan […]

0 0
Sekolah Ansos

DISKUSIMITRA KARYAPERSONAREFLEKSI

Valiant Ryvanthapala : Kamu berdarah Tionghoa akan sulit jadi ASN

Keadilan membuat segala hal menjadi seimbang, antara hitam dan putih, alpha dan omega,  yin dan yang ; namun juga kompleks.  Jika salah satu menjadi lebih dominan atau menguasai yang lain maka keseimbangan kehidupan akan goyang dan membuat perdamain, keamanan, dan kebahagian akan menjauh dari kehidupan. Seperti contohnya kelahiran dan kematian, agar tetap seimbang maka proses […]

0 2
Sekolah Ansos

DISKUSILINGKUNGANPERSONAREFLEKSIWARGA

Johanes Piri : Dulunya saya kira Tionghoa itu kelompok eksklusif

Masyarakat Tionghoa di Tambak Bayan cukup beda dengan masyarakat Tionghoa yang saya tahu dan kenali di Surabaya. Dan juga mungkin umumnya di Indonesia. Saya pribadi selalu berpandangan bahwa orang Cina atau etnis Tionghoa itu pasti kaya. Ini semata karena pengalaman dan lingkunganku menunjukan demikian.   Berkunjung ke Tambak Bayan merupakan suatu pengalaman yang luar biasa. […]

0 0

AKSIDISKUSIPERSONAREFLEKSI

James Kennedy : NKRI yang unik dan beragam

Saya menyukai perbedaan. Saya menyukai kebebasan setiap orang dalam memilih jalan hidup mereka masing – masing, termasuk dalam memilh keyakinan. Saya menganggap agama bukan menjadi suatu halangan yang patut dipertimbangkan dalam bersosialisasi dengan orang lain. Agama merupakan hal yang paling mendasar yang mestinya menjadi pedoman hidup bagi setiap orang menurut pandangan saya. Dalam konteks HAM, […]

0 0

AKSIDISKUSIPERSONAREFLEKSI

Kornelius : Kemerdekaan katanya bawa keadilan sosial

Keadilan sosial adalah salah satu tujuan utama bangsa Indonesia. Hal ini sudah dicetuskan oleh nenek moyang kita yang dulu pernah dijajah bangsa lain. Tentunya keadilan sangat dirindukan pada waktu itu, sehingga mereka bejuang mati-matian untuk menyatakan kemerdekaan. Pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa kita bangsa Indonesia sudah dinyatakan merdeka. Ideologi bangsa Indonesia dicetuskan pada Pancasila. […]

0 0

AKSIKOMUNITASPERSONAREFLEKSI

Anastasius Welerubun : Saat kebhinekaan bangsa kita terancam

Ketika dihadapkan dengan beberapa topik pilihan untuk dikembangkan dalam sebuah catatan refleksi, saya kemudian tertarik untuk menulis topik “saya dan SARA (Suku, Agama, Ras)”. Topik ini lalu mengingatkan saya akan sepenggal syair yang pernah lahir dalam kecemasan saya saat kebhinekaan bangsa kita terancam bahaya retak beberapa waktu lalu.   Begini bunyinya: “Anak-anak kebhinekaan bukan jari-jari […]

0 0