HomeSastra Akhir Pekan

Sastra Akhir Pekan

CERITA PENDEKSASTRA

Kau Harus Bahagia di Bumi

“Kamu mau gak jadi pacar aku?” Seorang pria bernama Gandhi waktu itu menembakku. Usianya lebih tua dua tahun dariku. Dia adalah seniorku di kampus. Awalnya, aku tidak memiliki perasaan lebih padanya. Tapi karna usahanya yang sangat luarbiasa, mendekatiku dengan cara apapun, berhasil membuatku jatuh cinta padanya. Ya, begitulah memang cinta itu. Banyak temanku yang bilang […]

0 0

CERITA PENDEKSASTRA

Riwayat Kuman Buaya

Sungai pasang. Orang-orang berhamburan keluar rumah. Waktu itu pagi hari. orang Tua dan muda tumpah ruah di pinggir-pinggir sungai membawa wadah. Ikan dan udang melompat-lompat genit. Orang-orang berebut memungut satu demi satu. “Terimakasih, Tuhan, alam, air, langit, cahaya, apaun namaMu, terimaksih,” teriak salah satu laki-laki. Kebahagiaan merona di sudut-sudut rumah Batang. Siang hari sudah mendung. […]

0 0

PUISISASTRA

Suatu Pagi di Musim Semi

Pagi hari di musim semi aku menyusur jalan-jalan sepi Di perempatan aku belok kiri Menatap tembok-tembok bertuliskan satu imaji “Realitas yang mengimitasi seni” Oh, Tuhan semesta alam Aku bayangkan segala pekerjaanMu Percaya Kau berbuat semua itu aku menangis tersedu-sedu melihat kejahatan melenggang atas nama Mu Di atas bulir-bulir padi dan gandum Di atas tanah-tanah yang […]

0 0

PUISISASTRA

Sebelum Pagi

Burung hantu berkawan sunyiBerburu bintang di pekat bulu mata Sang MalamMenjelajah ruang-ruang gelapDi balik pendar sayap cahaya Rembulan patah dikoyak derap tapal sepatu kudatuli dirobek desing logam membisingburung-burung jatuh matihantu-hantunya melayang tak takut lagi O, terang Minerva!Menjelmalah kuku menembus lorong gelapMata Sang Malam dililit sepiMeledak senyap bintang-bintang mati Jiwa Minerva tetap bernyala! ditikam padam terbit […]

0 0

CERITA PENDEKSASTRA

Cerita (Enggak) Lucu

Aku dan kamu sering mendengar kata-kata, don’t judge book by its cover. Sampai detik ini aku masih terngiang kata-kata itu. Sambil aku ketawa sendiri membayangkan kata-kata itu. Buatku kata-kata itu benar-benar relate banget sih sama kehidupan nyata kita masing-masing. Mungkin kamu sering atau minimal pernah diperlakukan tidak baik hanya karna penampilan luarmu. Ya, aku baru […]

0 0

CERITA PENDEKSASTRA

Pagi Jadi Pengasuh, Malam Jadi Pe-nulis

Tulisan ini ditulis pada malam hari saat aku udah kelar jadi pengasuh. Karna pagi hari aku jadi pengasuh dan malam hari aku jadi penulis. Aku merasa sedikit bingung, menganggap ini rutinitas atau apa? Tapi bagiku ini passionate. Sebuah gairah yang sampai detik ini enggak pernah luntur sih. Sebenarnya udah lama sih aku menyadari bahwa aku […]

0 0

CERITA PENDEKSASTRA

Ditulis Oleh (Bukan) Calon Tante

Tulisan ini ditulis saat pandemi mengusik ketenangan kita. Itu kenapa aku sedikit mengkhawatirkan keadaan kamu yang membaca tulisan ini. Kamu apa kabar? Semoga selalu dalam perlindungan Tuhan. Mungkin aku belum begitu familiar di telinga kamu tapi izinkanlah agar kita bisa saling sayang seperti pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang. Perkenalkan namaku Acha. Aku ingin […]

0 2

PUISISASTRA

Lena & Putih

Lena Lena ini datang lagiKarena kita mengundangnya Kau turut menyeretTapi mengkhianatinyaBunga kau tanamKau hempas jugaMengelusnya lalu kau injak-injak Aku terpojokLena merayukuMengecup leher dada dan kelaminku Mengapa kita tak buta saja?Atau tuli saja?Agar lena ituSejenak menimang kita Malah kau suruh akuMenganggap lalu Aku bukan batu Jember,7 Juli 2018 __________________________________________________________________________ Putih Jika ini fajarHaruskah kukatakan senja? Bila […]

0 1

CERITA PENDEKSASTRA

Goresan Tinta Kamar 23

Pah… Apa kabar? Di sini dingin. Di sini sunyi. Dan di sini sepi. Dennis merasa sangat kesepian. Namaku Dennis. Usiaku 25 tahun. Orangtuaku sudah lama bercerai. Mama kini sudah bersama dengan pria baru yang sekarang sudah menjadi suami barunya. Sedangkan Papaku sudah meninggal setahun setelah Mama memutuskan bercerai dengan Papaku. Malam itu aku melihat Papa […]

0 1

CERITA PENDEKSASTRA

Pemilik Sepeda Tua

Siang ini terik matahari di langit Desa Mrandu kian membuat angin menderu dengan sengit. Batang-batang padi yang mengepung desa terus dipaksa merunduk dan tertunduk oleh sapuannya, walau tanpa bulir di ujung tangkainya. Debu-debu desa yang terbang terpilin tampak mengekor roda-belakang sepeda tua yang bersandar di salah satu tiang gapura. Dari dalam sepetak rumah, sepasang mata […]

0 1

CERITA PENDEKSASTRA

Narno

Narno bukan orang sembarangan. Dia legenda desa ini. Itu kudengar dari Kang Aris, pemilik warung teh dan gorengan di sini, tempat orang-orang desa bertukar cerita. Aku memutuskan mencari Narno di sana, dua malam lalu. “Kalau kau beruntung, Kang,” katanya, “Narno yang akan mendatangimu.” “Ini bukan tentang keberuntungan,” kataku. “Aku yang akan mencarinya, Kang.” Sebelumnya tak […]

0 0