HomeNARASIFILSAFAT (Page 2)

FILSAFAT

FILSAFATNARASIREFLEKSI

Driyarkara : Cinta Kasih Sebagai Dasar Kesatuan Dalam Sosialitas

Dari uraian mengenai sosialitas sebagai ada bersama, dapat diketahui bahwa Driyarkara meletakan fondasi yang kokoh akan kesatuan manusia pada cinta kasih. Sebab cinta kasih mendasari pijakan relasi atau hubungan antara manusia dengan yang lain. Dalam hal ini, ada bersama dengan orang lain berarti berada bersama dengan hormat dan cinta kasih. Driyarkara berpendapat bahwa menurut kodratnya, […]

0 0 131

FILSAFATNARASIREFLEKSI

Driyarkara : Sosialitas Sebagai Tujuan Akhir Dari Pendidikan

Dalam konsep pemikirannya tentang pendidikan, Driyarkara berpendapat bahwa pendidikan merupakan suatu cara untuk memanusiakan manusia muda, yang mana hal ini lebih di kenal dengan istiah hominisasis dan humanisasi. Hominisasi adalah suatu proses bagi manusia untuk menyadari dirinya tidak hanya sebagai makhluk biologis semata, tetapi juga sebagai seorang pribadi atau subjek, yaitu pribadi yang dapat menyadari […]

0 0 171

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAAN

Hominisasi dan Humanisasi : Tawaran Memanusiakan Manusia dalam Pendidikan

Ada pernyataan yang sangat bagus dari Almarhum Nurcolish Madjid alias Cak Nur terkait  relasi agama dan memanusiakan manusia. Cak Nur mengatakan demikian “Nilai-nilai kemenanusiaan hendaknya diwujudkan menjadi kemanusiaan yang aktif, menjiwai kegiatan-kegiatan praktis manusia,”   Agama-agama menurut Cak Nur, membawa nilai kemanusiaan universal untuk membuat penganutnya  hidup bermakna, memiliki harkat dan derajat manusia  yang mulia. […]

0 0 501

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANSEJARAH

“Nunduk” dan Sejarah yang Bukan dari Ruang Kosong

Manusia adalah mahluk menyejarah. Ini teori umum dalam Filsafat Sejarah. Sejarah (“historia”) merupakan kata Bahasa Yunani yang berarti “belajar dengan penyelidikan” (learning by inquiry). Manusia sebagai “yang berada dalam dunia”--(istilah Martin Heidegger)-- merupakan pencipta sejarahnya. Manusia dan dunia --seperti dikutip dari Gabriel Marcel-- “saling memberi dan menerima.” “Manusia menghuni, memperindah, merawat dan mengubah dunia menjadi […]

0 0 163

BUKUDISKUSIFILSAFATSEJARAH

Resensi Buku Benedict Anderson : Di Bawah Tiga Bendera, Anarkisme Global dan Imajinasi Antikolonial

Anarkisme sering disalahpahami sebagai kebrutalan dan kekerasan. Dalam filsafat politik, Anarkisme berarti paham yang menyatakan masyarakat bisa berjalan tanpa otoritas negara.[1] Sejarah Anarkisme memiliki keterkaitan dengan gagasan sosialisme dalam hal cita-cita politik untuk membebaskan pekerja dari alienasi dan komitmen terhadap kaum tertindas. Namun demikian, Anarkisme menolak efek terburuk dari sosialisme yang mungkin terjadi yaitu totalitarianisme […]

0 0 302

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Khoirur Roziqin : Mendidik Manusia Indonesia Jadi Generasi Pancasilais

Didik atau mendidik dalam KBBI didefinisikan sebagai memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Sedangkan pendidikan dalam KBBI didefinisikan sebagai proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.   Dalam kajian bahasa Arab ada perbedaan antara kata mengajar عَلَّمَ […]

0 3 304

DISKUSIFILSAFATNARASIREFLEKSISEJARAH

Driyarkara : Sosialitas Dalam Konteks Masyarakat Indonesia

Dalam pemikirannya tentang sosialitas, Driyarkara memperlihatkan kedudukan sosialitas dalam eksistensi manusia. Driyarkara menjelaskan bahwa eksistensi manusia merupakan cara berada manusia yang khas di dunia. Cara berada manusia yang khas dalam pandangan Driyarkara adalah dalam sosialitas. Dengan kata lain, hidup bersama oleh Driyarkara pahami sebagai sosialitas, yaitu eksistensi manusia dalam hidup bersama dengan orang lain dan […]

0 0 293
Andre Yuris

DISKUSIFILSAFATLINGKUNGANNARASIREFLEKSI

Menanggapi Meliorisme William James : Kemungkinan Buruk Kehendak Bebas   

Pengantar William James merupakan tokoh pragmatisme Amerika yang terbesar. Bersama Pierce dan Dewey, James menempati salah satu tempat ‘istimewa’ sebagai pendiri pragmatisme Amerika. Pragamatisme diawali oleh Pierce sebagai sebuah metode untuk menjernihkan pikiran. Pragmatisme William merupakan penerusan dari teori Pierce, tetapi baginya pragmatisme bukan sekedar metode tapi juga berkaitan tentang teori tentang kebenaran. Kebenaran bagi […]

0 0 284

FILSAFATKEBUDAYAANNARASIREFLEKSI

Memperebutkan Allah sebagai legitimasi Amanah Rakyat

Invocatio Dei dalam makna kesalehan merujuk pada sikap batin “yang memanggil” Allah untuk menjadi dasar, penyelenggara dan tujuan hidup si penghayat doa/kesalehan. Dalam dunia politik, invocatio dei merupakan prinsip yang memberi rujukan pada Allah dalam konstitusi, dimana Konstitusi didasarkan “atas nama” Allah.   Dalam pembukaan konstitusi kita tertulis “atas berkat Rahmat Allah yang maha kuasa............................maka Bangsa […]

0 2 306

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANREFLEKSI

Driyarkara : Ada Bersama Sebagai Titik Tolak Sosialitas

Pada bab sebelumnya, penulis telah membahahas mengenai faktor-faktor yang melatarbelakangi Driyarkara dalam merenungkan konsep sosialitasnya, serta gagasan utama dalam pemikiran Driyarkara. Pada bagian ini, penulis akan mulai membahas inti konsep sosialitas menurut Driyarkara. Ada Bersama Sebagai Titik Tolak Sosialitas Dalam uraian sebelumnya mengenai gagasan utama dalam pemikiran Driyarkara, telah dikatakan bahwa yang menjadi inti dari […]

0 0 299

BUKUDISKUSIFILSAFAT

Merunut Konsep Sosialitas dari Platon hingga Driyarkara

Setiap manusia pasti memiliki tujuan hidup. Tujuan tersebut menjadi salah satu patokan untuk pengambilan keputusan-keputusan serta tindakan-tindakan dalam hidupnya. Akan tetapi, perlu diingat bahwa untuk mencapai tujuan hidup itu, manusia tidak bisa hanya mengandalkan dirinya sendiri karena setiap manusia memiliki keterbatasan. Untuk mencapai tujuan hidup itu, setiap orang perlu kerja sama dan saling mendukung satu […]

0 0 330
Undangan Menulis Esai

AKSIFILSAFATKOMUNITASMITRA KARYA

Undangan menulis esai : Membongkar Rezim Fanatisme

Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS)  kembali mengadakan Simposium Nasional. Pada Simposium Nasional ke VI ini, panitia mengangkat tema “ Membongkar Rezim Fanatisme”. Simposium nasional ini merupakan agenda tahunan Fakultas Filsafat UKWM Surabaya. “Semakin hari rasionalitas semakin dipinggirkan, sebagai gantinya fanatisme terhadap identitas suku, agama, ras, ideologi menjadi lebih dominan. Itulah yang jadi […]

0 0 684

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Opresi Perempuan dalam Fenomena Operasi Plastik

Harian Kompas 13 Oktober 2015, memuat berita tentang seorang fotografer dari Seoul, Korea Selatan, bernama Ji Yeo (29)  mengangkat operasi plastik dengan sudut pandang yang berbeda dan tidak dilihat banyak orang.  Ji Yeo tak mengambil foto wajah sebelum dan sesudah para wanita yang melakukan operasi plastik untuk perbandingan, seperti yang selama ini sering dilihat masyarakat. […]

0 2 377

FILSAFATPERSONAREFLEKSISEJARAH

Driyarkara : Mengkritik, mengoreksi dan memperbaiki sosialitas preman

Soe Hok Gie memberikan julukan "filsuf dalam arti sebenarnya" padanya. "Dia selalu meragukan postulat, bertanya, menggugat segala bidang, termasuk tentang dirinya sendiri. Tetapi, dari segala keraguan itu dia susun kembali satu-satu dan sederhana, sampai tercipta kepastian-kepastian kecil " begitulah  Gie menggambarkan sosok Driyarkara yang dikaguminya. Prof. Dr. Nicolaus Driyarkara SJ,  lahir di Kedunggubah, Kaligesing, Purworejo, […]

0 3 589