HomeDriyarkara

Driyarkara

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Tinjauan Kritis Terhadap Pemikiran Driyarkara

Kalau ditelusuri, memang masih belum banyak para pemikir atau penulis yang memberikan tanggapan atau komentar terhadap buah pikiran Driyarkara. Lebih banyak ditemukan adalah karangan-karangan atau tulisan yang menguraikan kembali pemikiran-pemikiran Driyarkara sebagaimana yang ditemukan dalam beberapa buku atau skripsi.   Namun hal ini tidak berarti bahwa tidak ada orang yang memberikan tanggapan atau komentar atas […]

0 0

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANNARASI

Gotong Royong Sebagai Relevansi Konsep Sosialitas Driyarkara

Setiap buah pemikiran yang dihasilkan oleh seorang pemikir pasti memiliki manfaat bagi kehidupan masyarakat. Pemikiran itu akan terasa lebih bermanfaat apabila mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, pada bagian  ini penulis akan mencoba menguraikan relevansi pemikiran Driyarkara mengenai konsep sosialitasnya dalam situasi kehidupan masyarakat Indonesia. Gotong Royong dalam konsep Sosialitas Budaya gotong-royong merupakan budaya […]

0 0

FILSAFATNARASIREFLEKSI

Driyarkara : Cinta Kasih Sebagai Dasar Kesatuan Dalam Sosialitas

Dari uraian mengenai sosialitas sebagai ada bersama, dapat diketahui bahwa Driyarkara meletakan fondasi yang kokoh akan kesatuan manusia pada cinta kasih. Sebab cinta kasih mendasari pijakan relasi atau hubungan antara manusia dengan yang lain. Dalam hal ini, ada bersama dengan orang lain berarti berada bersama dengan hormat dan cinta kasih. Driyarkara berpendapat bahwa menurut kodratnya, […]

0 0

FILSAFATNARASIREFLEKSI

Driyarkara : Sosialitas Sebagai Tujuan Akhir Dari Pendidikan

Dalam konsep pemikirannya tentang pendidikan, Driyarkara berpendapat bahwa pendidikan merupakan suatu cara untuk memanusiakan manusia muda, yang mana hal ini lebih di kenal dengan istiah hominisasis dan humanisasi. Hominisasi adalah suatu proses bagi manusia untuk menyadari dirinya tidak hanya sebagai makhluk biologis semata, tetapi juga sebagai seorang pribadi atau subjek, yaitu pribadi yang dapat menyadari […]

0 0

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAAN

Hominisasi dan Humanisasi : Tawaran Memanusiakan Manusia dalam Pendidikan

Ada pernyataan yang sangat bagus dari Almarhum Nurcolish Madjid alias Cak Nur terkait  relasi agama dan memanusiakan manusia. Cak Nur mengatakan demikian “Nilai-nilai kemausiaan hendaknya diwujudkan menjadi kemanusiaan yang aktif, menjiwai kegiatan-kegiatan praktis manusia,” Agama-agama menurut Cak Nur, membawa nilai kemanusiaan universal untuk membuat penganutnya  hidup bermakna, memiliki harkat dan derajat manusia  yang mulia. Jika […]

0 0

DISKUSIFILSAFATNARASIREFLEKSISEJARAH

Driyarkara : Sosialitas Dalam Konteks Masyarakat Indonesia

Dalam pemikirannya tentang sosialitas, Driyarkara memperlihatkan kedudukan sosialitas dalam eksistensi manusia. Driyarkara menjelaskan bahwa eksistensi manusia merupakan cara berada manusia yang khas di dunia. Cara berada manusia yang khas dalam pandangan Driyarkara adalah dalam sosialitas. Dengan kata lain, hidup bersama oleh Driyarkara pahami sebagai sosialitas, yaitu eksistensi manusia dalam hidup bersama dengan orang lain dan […]

0 0

DISKUSIFILSAFATKEBUDAYAANREFLEKSI

Driyarkara : Ada Bersama Sebagai Titik Tolak Sosialitas

Pada bab sebelumnya, penulis telah membahahas mengenai faktor-faktor yang melatarbelakangi Driyarkara dalam merenungkan konsep sosialitasnya, serta gagasan utama dalam pemikiran Driyarkara. Pada bagian ini, penulis akan mulai membahas inti konsep sosialitas menurut Driyarkara. Ada Bersama Sebagai Titik Tolak Sosialitas Dalam uraian sebelumnya mengenai gagasan utama dalam pemikiran Driyarkara, telah dikatakan bahwa yang menjadi inti dari […]

0 0

BUKUDISKUSIFILSAFAT

Merunut Konsep Sosialitas dari Platon hingga Driyarkara

Setiap manusia pasti memiliki tujuan hidup. Tujuan tersebut menjadi salah satu patokan untuk pengambilan keputusan-keputusan serta tindakan-tindakan dalam hidupnya. Akan tetapi, perlu diingat bahwa untuk mencapai tujuan hidup itu, manusia tidak bisa hanya mengandalkan dirinya sendiri karena setiap manusia memiliki keterbatasan. Untuk mencapai tujuan hidup itu, setiap orang perlu kerja sama dan saling mendukung satu […]

0 0

FILSAFATPERSONAREFLEKSISEJARAH

Driyarkara : Mengkritik, Mengoreksi dan Memperbaiki Sosialitas Preman

Soe Hok Gie memberikan julukan "filsuf dalam arti sebenarnya" padanya. "Dia selalu meragukan postulat, bertanya, menggugat segala bidang, termasuk tentang dirinya sendiri. Tetapi, dari segala keraguan itu dia susun kembali satu-satu dan sederhana, sampai tercipta kepastian-kepastian kecil " . Begitulah  Gie menggambarkan sosok Driyarkara yang dikaguminya. Prof. Dr. Nicolaus Driyarkara SJ,  lahir di Kedunggubah, Kaligesing, […]

0 3